Alkitabmencatat sebagai sosok yang serba bisa. Dalam bahasa sekarang “fenomenal”. Artinya menampilkan sosok yang melebihi kemampuan daripada yang lain. Dan seorang yang hebat. Jabatan hakim pada waktu itu, lebih luas daripada hakim jaman sekarang. Hakim jaman sekarang menunjuk pada seorang yang paham dunia hukum dan bertindak
2Kisah beberapa wanita dari Alkitab 2.1 Abigail 2.2 ana 2.3 Delilah 2.4 Debora 2.5 Ester 2.6 eva 2.7 Yael 2.8 Izebel 2.9 Istri Lot 2.10 Orang Sulam 2.11 Ladang 2.12 María (saudara perempuan Marta dan Lázaro) 2.13 Maria (ibu Yesus) 2.14 Marta 2.15 Maria Magdalena 2.16 Maria salah satu wanita dalam Alkitab 2.17 Rahab 2.18 Raquel 2.19 Ribka
RenunganPagi: Belajar dari Sosok wanita hebat di hadapan Yesus. " Lord, help me" (Matthew 15:25). Dia menantikan pertolongan dari Yesus untuk anak perempuannya yang sakit. Dia ada di hadapan pribadi yang tepat, sebab pribadi ini punya kuasa. Doanya, "Lord, help me." Kapan terakhir dirimu, berdoa dihadapan Yesus dengan mengatakan, "Lord
DugaanBintang Emon menyentil sosok ketua umum partai penguasa parlemen ini didasarkan pada narasi yang disampaikan olehnya. “Ini bukan driver sih, cuman dulu pernah jadi driver. Tapi masih
11The Expected One Karya Kathleen Mcgowan The Expected One -- Kathleen Mcgowan Novel The Expected One Kathleen Mcgowan Aku tak ingin menjelaskan apa pun pada Roland sebelum aku memikirkan
Berserulahpada Tuhan, seperti pesan Rasul Paulus di Roma 10:13. “Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.” Allah peduli pada kita, sehingga Dia mengaruniakan AnakNya yang Tunggal sebagai jalan keselamatan kita. Yesus peduli pada kita, sehingga Dia rela menanggung dosa-dosa kita sampai Dia mati di kayu salib.
SosokID - Ivan Gunawan dan artis Ayu Ting Ting dikenal dekat. Bahkan, mereka pun kerap dijodohkan.. Namun, Ayu Ting Ting baru-baru ini mendadak menegur Ivan Gunawan. Rupanya, Ayu Ting Ting menilai Ivan Gunawan atau yang kerap disapa Igun terlalu pedas dalam memberikan kritikan pada sosok Keisya.
Inilah10 protret dari Jessica Tanoe! Beberapa waktu lalu Angela Tanoe diangkat sebagai wakil Menteri Pariwisata, semua media memberikan perhatian pada Angela. Namun ternyata adik-adik dari Angela juga tak kalah cantik dan hebat. Inilah sosok Jessica Tanoe adik dari Angela Tanoe.
. Kiprah wanita dalam kehidupan ini sudah ada sejak awal kehidupan. Meski sebagai wanita sering di anggap lebih rendah kedudukannya, namun seperti Kartini, mereka tidak berhenti berkarya dengan tulus. Diantara banyak wanita pembuat sejarah, ada 10 orang wanita dalam Alkitab yang dalam keadaan mereka yang tidak sempurna, lemah dan tidak berdaya namun mengijinkan Tuhan berkarya dalam hidup mereka dan pada akhirnya mereka menjadi pribadi yang menginspirasi dan berpengaruh. Mari kita lihat bersama hidup mereka. Hawa, Ibu Semua Manusia Kejadian 3 Tuhan menciptakan Hawa dari tulang rusuk Adam dan memberikan dia kuasa yang sama memilih apa yang baik dan buruk. Di awal cerita penciptaan kita bisa lihat pribadi Hawa yang sangat independent, dan sangat terhubung dengan dunia di sekitarnya. Dia menjelajahi taman Eden, berbincang dengan ular, membuat keputusan atas buah terlarang, dan dengan ringan membagi pengalamannya dengan Adam. Kisah Hawa mengingatkan kita para wanita bahwa kita bisa secara bersamaan menjadi kreatif dan juga merusak. Hawa mengajarkan kita untuk hati-hati dalam membuat pilihan, dan menyelaraskan keinginan kita dengan hikmat Tuhan. Hagar, Orang Asing Yang Diterima Tuhan Kejadian 161-16; 211-21 Setelah Tuhan berjanji kepada Abram akan menjadikannya bangsa yang besar, Sarai yang tidak juga mengandung memberikan kepadanya Hagar. Hati-hatilah dengan apa yang Anda minta. Begitu Hagar hamil, Sarai menyesali apa yang ia lakukan dan menganiaya Hagar. Agar akhirnya Hagar di usir ke padang gurun, budak, yang namanya berarti “orang asing” menerima sebuah pesan yang menenangkannya, “Engkau mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan akan menamainya Ismael, sebab TUHAN telah mendengar tentang penindasan atasmu itu.” Hagar kembali kepada nyonyanya yang penganiaya dengan sebuah janji bahwa keturunan anaknya akan tidak terhitung. Jika Anda tidak mendapatkan hak Anda, dihina dan putus asa, dengarkanlah suara malaikat. Anda bisa mendengarkannya hanya dengan sebuah seruan doa. Rahap, Pelacur Berhati Emas Yosua 21-24 Rahap, wanita yang dipandang rendah oleh masyarakatnya ini menyembunyikan dua mata-mata yang dikirim oleh Yosua, dan membantu mereka melarikan diri. Begitu melihat mereka, Rahap tahu bahwa ada sebuah kesempatan bagi baginya untuk selamat waktu itu. “Maka sekarang, bersumpahlah kiranya demi TUHAN, bahwa karena aku telah berlaku ramah terhadapmu, kamu juga akan berlaku ramah terhadap kaum keluargaku; dan berikanlah kepadaku suatu tanda yang dapat dipercaya, bahwa kamu akan membiarkan hidup ayah dan ibuku, saudara-saudaraku yang laki-laki dan yang perempuan dan semua orang-orang mereka dan bahwa kamu akan menyelamatkan nyawa kami dari maut.” Ayat 12-13. Mungkin tindakannya terlihat manipulatif dengan bagaimana ia menolong para mata-mata itu untuk menyelamatkan dirinya dan keluarganya. Tetapi Rahap mengenali ada rencana Ilahi melalui hal itu. Dari kehidupan Rahap kita bisa belajar melihat setiap kesempatan untuk berbuat baik adalah kesempatan untuk menyelamatkan diri kita sendiri dan bahkan keluarga kita. Jadi jangan lewatkan setiap kesempatan berbuat baik yang menghampiri Anda. Debora, Putri Ksatria Hakim-hakim 4 & 5 Saat itu, Debora menjadi hakim atas Israel dengan duduk di bawah pohon Palem. Seorang wanita yang memerintah Israel. Setelah 20 tahun di tindas, dia memanggil jendral militer Balak untuk membawa prajurit dan menyerang Sisera di Gunung Tabor. Tapi Barak menjawab, “Jika engkau turut maju akupun maju.” Debora setuju, tapi ia memberi tahu Balak bahwa dia tidak akan mendapatkan kemuliaan atas perang itu jika dirinya ikut pergi. “Sebab TUHAN akan menyerahkan Sisera ke dalam tangan seorang perempuan,” nubuatan ini selain bicara tentang kemenangan yang akan dia menangkan juga menyatakan secara langsung bahwa Sisera akan mati ditangan seorang perempuan. Debora mengajarkan bagaimana seorang wanita harus bertindak bijaksana sekalipun ia menjadi seorang pemimpin. Debora dengan rendah hati mendelegasikan tugas, namun ia juga berani mengambil tanggung jawab ketika orang yang dipimpinnya tidak mampu. Dia juga wanita berani, dan tegas dalam kepemimpinannya. Yael, Wanita Biasa Berhati Singa Hakim-hakim 417-24; 56,24 Ketika pasukan Sisera terdesak, dengan terhuyung-huyung dia bersembunyi di perkemahan Yael, isteri Heber, orang Keni. Sisera tidak menduga sama sekali bahwa wanita itu loyal terhadap Israel. Yael menerima Sisera di kemahnya, memberi susu saat ia meminta air, dan menghibur dia hingga tidur. Kemudian Yael yang bertubuh kecil itu membunuh Sisera dalam tidurnya dan memenuhi nubuatan Debora. Cerita Yael membuat kita tahu bahwa kadang-kadang seorang perempuan harus membunuh raksasa dalam hidupnya, dengan apa yang ada padanya. Tangan Yael mungkin penuh darah karena hal itu, tapi atas tindakannya yang berani itu Israel mengalami keamanan selama 40 tahun kemudian. Sumber
Sumber stress appMarriage / 12 October 2022 Lori Official Writer Istri yang cakap siapakah yang akan mendapatkannya? Ia lebih berharga dari pada permata. Hati suaminya percaya kepadanya, suaminya tidak akan kekurangan keuntungan. Inilah ungkapan seorang Raja Salomo tentang gambaran sosok istri yang cakap dalam Amsal 31 10-11. Tentu saja tak seorang wanita pun yang diciptakan dengan kecakapan sempurna seperti digambarkan dalam ayat tersebut. Sama seperti seorang suami yang juga membutuhkan kekuatan luar biasa dari Tuhan untuk bisa mengasihi istrinya seperti Kristus mengasihi jemaat-Nya, seorang istri yang saleh juga perlu belajar untuk hidup taat sesuai dengan apa yang tertulis dalam kitab suci Efesus 5 24 & Efesus 5 33. Dalam kehidupan rumah tangga Kristen, Tuhan ingin suami istri saling mengasihi dan menghargai. Suami mengasihi istri dan istri menghormati suami Efesus 5 25-29. Karena saat suami mengasihi istri mereka, para istri akan melihatnya sebagai sebuah kehormatan ; sebaliknya saat istri menghormati suaminya, para suami akan melihat hal itu sebagai sebuah bukti cinta. Baca Juga Inilah 6 Karakter yang Dimiliki Istri yang Baik Seperti Disebutkan di Amsal 31 Bagian 1 Bagi para pria 'penghormatan' = Cinta Bagi para wanita 'cinta' = Kehormatan Bagaimana bisa menjadi suami seperti yang dikehendaki Tuhan? Anda patut membaca artikel berjudul 5 Suami Terbaik Versi Alkitab. Bagaimana pula menjadi seorang istri saleh seperti yang diungkapkan oleh Raja Salomo? Nah, untuk hal ini mari belajar dari 5 sosok istri terbaik versi Alkitab ini. 1. Maria Bisakah Anda memikirkan sosok wanita yang lebih rendah hati, setia dan saleh lainnya seperti Maria, ibu Yesus Lukas 1 30? Saat Allah memilih Maria sebagai ibu yang akan melahirkan Yesus, apa reaksi yang disampaikan Maria? Dia menunjukkan karakter seorang wanita saleh ketika dia berkata “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.” Lukas 1 38. Karena Maria adalah sosok wanita yang rendah hati, setia, dan saleh, dipastikan dia adalah sosok istri yang luar biasa bagi suaminya Yusuf. 2. Sara Dulu Sara istri Abraham bernama Sarai, tetapi Allah mengubah namanya menjadi Sara. Dalam bahasa Ibrani Sara’ berarti Putri’, sebuah nama yang sempurna karena dia akan menjadi ibu bagi banyak bangsa, seperti suaminya Abraham yang akan menjadi bapa bagi banyak bangsa. Sara tentunya bukan wanita yang sempurna, tetapi dia tetap tunduk kepada Abraham. Salah satunya adalah ketika mereka melakukan perjalanan ke Mesir dan Abraham meminta Sara untuk berbohong bahwa dia adalah adik dari suaminya sendiri. Begitu pula dengan kerelaannya meninggalkan segala kepunyaannya untuk pergi bersama Abraham ke tempat yang mereka tak pernah tahu. Ketika Tuhan memanggil Abraham untuk meninggalkan segala kepunyaannya, hal itu juga diresponi dengan taat oleh Sara Kejadian 12 1-6. Sama seperti kita, Sara pasti juga punya kekurangan, namun karakter yang dimilikinya tentu sama membuatnya menjadi seorang istri yang menyenangkan hati suaminya. Baca Juga Inilah 6 Karakter yang Dimiliki Istri yang Baik Seperti Disebutkan di Amsal 31 Bagian 2 3. Rut Ada sedikit keraguan bila Rut adalah seorang wanita yang rendah hati. Anda bisa melihat bagaimana kualitas hidupnya seperti dituliskan dalam kitab Rut. Ketika Rut dan mertuanya Naomi sama-sama kehilangan suami mereka, dia bahkan telah disuruh untuk kembali kepada orangtuanya di Moab. Tetapi Rut menjawab suruhan mertuanya itu dengan kalimat yang selalu diingat hingga saat ini “Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku..” Rut 1 16 Kata-kata ini bukan hanya mengandung kerendahan hati, tetapi juga kesediaan untuk mempercayai Tuhan. Ketika Rut bertemu calon suaminya Boas, Anda bisa melihat kerendahan hati yang dituturkannya. “Aku Rut, hambamu kembangkanlah kiranya sayapmu melindungi hambamu ini, sebab engkaulah seorang kaum yang wajib menebus kami." Rut 39 Dari kisah inilah hidup Rut berubah. Dia ditetapkan Allah sebagai nenek moyang orang percaya, bahkan menjadi garis keturunan dari Yesus sendiri. Kerendahan hati dan hati hamba yang dimilikinya pasti menunjukkan bahwa Rut adalah seorang istri yang luar biasa. 4. Elisabet Elisabet adalah sosok istri yang luar biasa lainnya. Dalam waktu yang cukup lama, dia dan suaminya Zakharia tetap belum dianugerahi anak. Lebih buruknya, keduanya sudah berusia lanjut Lukas 1 7b. Ketika malaikat Tuhan datang untuk memberitahu Zakharia dan mengatakan kepadanya bahwa Elisabet akan melahirkan anak laki-laki Lukas 1 13, ia tak percaya. Saat itulah malaikat Gabriel menegur Zakharia dan seketika dia bisu. Di usia senjanya, Elisabet mengandung seorang bayi. Dan ketika Maria sepupunya datang berkunjung bayi dalam rahimnya melompat kegirangan. Saat itu Elisabet dipenuhi oleh Roh Tuhan. Hal yang membuat seorang wanita menjadi istri yang hebat adalah karena, sama seperti Elisabet, dia dipenuhi dengan Roh Kudus. Baca Juga 3 Karakter Ini Yang Membuat Rut Jadi Salah Satu Istri Teladan Dalam Alkitab 5. Priskila Priskila adalah istri dari seorang pria Yahudi bernama Akwila, yang berasal dari Pontus. Priskila adalah sosok wanita yang membuka pintu rumahnya bagi rasul Paulus saat masa pelayanannya di Korintus. Dia mempersilahkan Paulus masuk meskipun Paulus adalah orang asing. Tumpangan itulah yang berjasa membuat pelayanan Paulus saat itu berhasil di Korintus. Priskila dan Akwila akhirnya ikut menjadi penyebar Injil ke Suriah bersama Paulus. Pasangan inilah yang membantu Paulus dalam pelayanannya untuk menyampaikan Injil kepada Apolos. Bukan hanya istri yang murah hati, Priskila juga adalah sosok yang mudah belajar dan bersemangat untuk memberitakan Injil kepada banyak orang. Dia cukup cakap mengajar orang lain termasuk Apolos sendiri. Apakah Priskila adalah sosok wanita yang luar biasa? Jawabnya adalah tentu saja! Baca Juga 4 Sikap Yang Harus Dimiliki Istri Kristen, Demi Pernikahan Yang Saleh! Dari lima sosok istri terbaik versi Alkitab ini, kita bisa belajar bahwa istri yang cakap dan saleh itu adalah mereka yang rendah hati dan setia seperti Maria, taat mengikuti perintah Tuhan seperti Sara, yang rendah hati dan memiliki hati seorang hamba seperti Rut, wanita yang dipenuhi Roh Kudus seperti Elisabet dan mereka yang murah hati dan memiliki hati untuk mengajar dan memberitakan Injil Tuhan kepada banyak orang seperti Priskila. Jadi, berbahagialah mereka yang memperoleh istri saleh yang rendah hati, murah hati, setia, dan taat kepada panggilan Allah. Apakah kamu butuh dukungan doa? Hubungi SAHABAT 24 kami melalui kontak Whatsapp 0822 1500 2424 atau klik link doa ini Sumber Halaman 1
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda Addun ya Mata’un Wa Khoiru Mata’iha Al-Mar’atus Sholihah; yang artinya Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholihah. HR Muslim. Pada edisi kali ini akan mencoba membantu anda mengingat kembali sejarah dan menguak kisah tentang beberapa wanita sholihah di zaman Rasulullah SAW yang sangat luar biasa. Kira-kira siapa ya?. Setidaknya ada 5 wanita hebat dalam sejarah Islam. Didalam risalah perjuangan Rasulullah ada 5 wanita hebat dalam sejarah Islam yang mana menjadi panutan untuk kaum wanita muslimah di seluruh dunia. Wanita tersebut adalah wanita yang mulia juga wanita penghulu segala wanita di dunia dimana syurga selalau merindukan sosok 5 wanita hebat dalam sejarah Islam tersebut. Mereka adalah 1. Siti Aisyah Nama lengkapnya Siti Aisyah binti Muzahim; adalah wanita yang beriman kepada Allah SWT, Beliau adalah istri Raja Fir’aun. Fir’aun yang kala itu tidak beriman kepada Allah menjadi seorang Raja penguasa yang sangat dzolim dan kejam. Dengan kekuasaannya itu ia lantas sombong dan angkuh, kufur dan mendustakan Allah. Meskipun Aisyah hidup dalam kekafiran Fir’aun, Beliau tetap istiqomah dan teguh beriman kepada Allah meskipun pada akhirnya beliau disiksa oleh seuaminya sendiri karena keimanannya kepada Allah. Begitu beratnya ujian yang Aisyah hadapi itu tidak membuat imannya goyah, beliau tetap teguh mempertahankan keimanannya dan dengan penyiksaan yang dihadapinya justru semakin menguatkan imannya sampai akhirnya beliau wafat dengan cara disiksa dimasukkan ke dalam wajan besar yang mendidih. Disetiap penyiksaannya beliau selalu berdo’a kepada Allah untuk membangunkan sebuah rumah di syurga dan Allah pun mengabulkan do’anya, yang mana do’a tersbut Allah abadikan dalam ayat suci Al-Qur’an Surat A-Tahrim ayat 11 Wa dzorobaAllahu matsalan lilladziina amanu-mroata fir’auna idz qoolat rabbibni lii indaka baitan fii-alJannati wa najjini min fir’auna wa amalihi wa najjini minal qoumi dholimin. Dan Allah membuat perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, istri Fir’aun, ketia ia berkata, “Ya Tuhanku bangunkanlah untuk-ku sebuah rumah di sisi-Mu dalam syurga dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zholim. 2. Siti Maryam Maryam binti Imran atau Siti Maryam merupakan anak tunggal dari keluarga Imran dan Ibundanya Bernama Hana. Maryam masih keponakannya Nabi Zakariya alaihissalam dan merupakan ibunda dari Nabi Isa alaihissalam. Ayahanda Maryam Imran wafat ketika beliau masih dalam kandungan, dan setelah beliau dilahirkan, ibundanya menyerahkan kepada pengurus rumah suci baitul maqdis untuk hidup mengabdi sepenuhnya kepada Allah menjadi pelayan/penjaga baitul maqdis, dan pamannya lahNabi Zakariya yang mengasuh mengurus segala kebutuhan Maryam. Maryam adalah wanita suci yang tinggi derajat ketaqwaannya kepada Allah, beliau mampu menjaga kesucian dan kehormatan diri dalam mengabdikan dirinya kepada Allah, hari-harinya dihabiskan untuk berdzikir beribadah kepada Allah, hingga sampai suatu ketika beliau dewasa beliau mendapatkan amanah, yang mana beliau akan mengandung seorang bayi putra yaitu Nabi Isa. Sebagaimana firman Allah dalam alqur’an bahwa malaikat jibril datang menemuai Maryam dan menyampaikan kabar yang menggembirakan dengan kelahiran seorang putra. Kemudian Allah meniupkan ruh kedalam rahim Maryam melalui Jibril. Maka disitulah bermula keimanan dan ketaqwaan Maryam diuji dengan berbagai fitnah dan hujatan, dimana masyarakat memandang negatif menuduh Maryam sebagai seorang wanita pezina. Namun keimanannya kepada Allah tetap kuat dan teguh. Dialah Maryam wanita hebat yang suci dan namanya diabadikan oleh Allah dalam satu surat khusus di dalam alqur’anul karim.yaitu surat Maryam. Waidz qoolatil malaaikatu yaa Maryamu innaAllaha-shthofaki wa thoharoki wa-sthofaki ala nisaa’il alamin. Dan ingatlah ketika para Malaikat berkata”Wahai Maryam! Sesungguhnya Allah telah memilihmu, mensucikanmu, dan melebihkanmu, di atas segala perempuan diseluruh alam pada masa itu. Al-Imram 42 3. Siti Khodijah Sayyidina Khodijah adalah istri Rasulullah saw yang pertama dan merupakan istri satu-satunya yang bisa mendapatkan keturunan. Siti Khodijah hidup dan besar di lingkungan suku quraisy, beliau dikenal dengan julukan wanita suci karena keutamaan akhlak dan sifat terpujinya. Beliau adalah seorang istri yang penuh cinta kasih sayang dan kelembutan. Beliau adalah orang yang perama beriman kepada risalah Rasulullah saw dan menyatakan kesediaannya menjadi pembela setia Nabi. Tatkala rasulullah mendapatkan wahyu pertama dari Allah swt melalui malaikat Jibril di dalam gua Hiro’, beliau pulang menemui Khodijah dengan penuh ketakutan dan keringat dingin yang bercucuran serta badan gemetar dengan hebat, beliau meminta Khodijah untuk menyelimutinya. Maka Khodijah melakukannya dengan penuh kasih sayang dan kelembutan sehingga mampu menenangkan Rasulullah hingga tertidur. Bersama Rasulullah, Khodijah turut menanggung kesulitan dan kesediah atas perilaku orang2 Quraisy, akan tetapi beliau senantiasa menampakkan wajah keceriaan sehingga manambah kesabaran dan semangat Rasulullah dalam berjuang menyebarkan Agama Islam. Khodijah pun merelakan seluruh harta bendanya untuk berjihad di jalan Allah. Kebijakan, kelembutan dan kebaikan Khodijah senantiasa selalu dalam ingatan Rasulullah bahkan setelah Khodijah wafat Rasulullah pun selalu menyebutnya dalam setiap kesempatan dengan memuji2 kebaikannya. Dalam sebuah kisah, diceritakan bahwa Aisyah istri Rasulullah sangat cemburu tatkala Rasulullah menyebut-nyebut nama Khodijah. Aisyah berkata “Engkau selalu menyebut/mengingat terus wanita tua itu, padahal Allah telah menggantinya dengan seorang istri yang muda yang lebih baik darinya”. Seketika itu Rasulullah marah, kemudian berkata “Demi Allah tidak ada yang dapat menggantikannya, dialah orang yang pertama kali mengimaniku tatkala yang lain mengingkariku, dialah yang membenarkannku tatkala yang lain mendustakankau, dia memberikan seluruh hartanya kepadaku tatkala yang lain menahan pemberiannya, dan dari dialah aku mendapatkan keturunan. Dialah Khodijah binti Khuwailid yang Allah pernah menyampaikan penghormatan salam kepadanya dan Allah membangunkan untuknya sebuah rumah indah di Syurga. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah Hadits Jibril datang kepada Nabi saw dan berkata Wahai Rasulullah, ini Khodijah datang kepada engkau dengan membawa bejana berisi lau pauk atau makanan dan minuman. Apabila ia datang kepadamua, sampaikanlah salam kepadanya dari Allah Yang Maha Mulai lagi Maha Agung dan juga dariku dan kabarkanlah berita gembira kepadanya mengenai sebuah rumah di syurga yang terbuat dari mutiara di dalamnya tidak ada keributan dan kesusahan. HR Muslim dari Abu Hurairah 4. Siti Fatimah Siapakah Fatimah? Tidak ada seorang pun kaum muslimin yang tak mengenal sosok Fatimah az-Zahra atau Siti Fatimah,Nama lengkapnya adalah Fatimah Binti Muhammad. Ia dilahirkan delapan tahun sebelum Hijrah di Mekkah. Ibunya adalah Khodijah Binti Khuailid istri pertama Rasulullah saw, sosok perempuan istimewa yang banyak berkorban harta benda untuk penyebaran Risalah Islam. Selain sebagai putri kesayangan Rasulullah beliau merupakan istri Khalifah keempat, Ali Bin Abi Tholib. Kepribadiannya selalu bersinggungan dengan orang-orang terbaik di zamannya, hingga tak heran bila kemudian kehidupan rumah tangganya menjadi panutan bagi banyak kalangan, lebih khusus bagi kaum hawa. Fatimah mempunyai kepribadian yang sangat mulia. Wujudnya dipenuhi cinta dan keimanan. Betapa sangat mulia akhlaqnya sehingga Rasulullah sangat menghormati beliau. Suatu ketika Rasulullah pulang dengan luka dan kepala Rasulullah dilumuri kotoran unta oleh kaum Quraisy, Fatimah dengan hati-hati dan penuh cinta mengobati luka dan membersihkannya. Fatimah sangat mencintai ayahnya dan oleh karena itu Rasulullah memanggilnya dengan julukan Ummu Abiha ibu bagi Bapaknya. Dalam sebuah hadits Rasulullah bersabda Putriku yang mulia, Fatimah adalah pemimpin perempuan dunia di seluruh zaman dan generasi ia adalah bidadari berwajah manusia, setiap kali ia beribadah di mihrab dihadapan Tuhannya, cahaya wujudnya menyinari malaikat layaknya bintang yang bersinar menerangi bumi. 5. Ummu Anas Pada zaman Rasulullah Muhammad SAW ada seorang wanita luar biasa yang bernama Ummu Anas; ialah isteri abu anas dan beliau ibu dari Imran bin Abu Anas. Ummu Anas wanita yang sangat rajin beribadah kepada Allah SWT dan juga seorang wanita yang berani bertanya. Ummu Anas sosok seorang wanita bermental baja beliau sangatlah lugas dan nerani bertanya tentang hal-hal untuk menambah ilmu dan untuk amal ibadah. Beliau tidak pernah malu untuk bertanya terutama jika hal tersebut tentang ilmu pengetahuan. Ada sebuah Hadis yang diriwayatkan oleh Thabrani daripada Muhammad Ismail al-Anshari daripada Musa bin Imran bin Abi Anas daripada neneknya Ummu Anas bahwa Ummu Anas berkata “Aku pernah datang menemui Rasullulah saw dan berkata ”Allah menjadikan Engkau wahai Muhammad berada pada darjat tertinggi di syurga. Bagaimanakah caranya agar aku dapat bersamamu?” Kemudian Rasullulah saw bersabda “Dirikan sholat karena ia adalah sebaik-baik hijrah dan perbanyakkan dzikir kepada Allah swt karena itu adalah amalan yang sangat dicintaiNya. “ Dan dalam riwayat lain Thabrani meriwayatkan daripada Ishaq bin Ibrahim bin Basthas, daripada Muraba, daripada Ummu Anas bahwa Ummu Anas berkata kepada Rasullulah saw “Wahai Rasullulah , berilah aku nasihat?” Rasullulah saw bersabda “Tinggalkanlah maksiat karena ia adalah sebaik-baik hijrah.” Nah dari hadits-hadits tersebut kita bisa lihat, betapa Ummu Anas sangatlah vocal, pemberani dan tidak malu untuk bertanya kepada rasulullah SAW terutama mengenai masalah2 kehidupan untuk kebaikan. Hikmah yang dapat kita petik dari kisah Ummu Anas ini adalah janganlah pernah malu untuk bertanya pada guru, kakak, orang tua jika hal tersebut untuk sebuah kebaikan terutama dalam menambah ilmu pengetahuan. Sumber Refferensi Mushaf AL KAMIL, Al-Qur’an dan Terjemahnya, CV Darus Sunnah, Jakarta Timur, cetakan ke 2, Tahun 2013 Tabloid ANGGUN, Edisi 15/II/Agustus 2006
Wisnu Prianggani Contributor Di dalam sebuah keluarga, kita bisa sepakat bahwa seorang ayah merupakan sosok yang plaing penting. Ia adalah figur pemimpin di dalam keluarag yang memberikan perlindungan, nasihat, dan juga kasih sayang kepada anggota keluarganya. Untuk mennjadi seorang ayah memang tidak mudah. Namun sebagai orang kristen, kita dapat menemukan beberapa ayah yang bisa dijadikan teladan khususnya bagi seseorang yang baru menjadi sosok ayah sehingga dapat menjalani kehidupan keluarga dan rohani yang baik. Berikut adalah 5 tokoh Alkitab sebagai ayah terbaik yang bisa dijadikan contoh dan teladan. 1. Abraham Abraham dikenal sebagai bapa banyak bangsa dalam Alkitab. Buktinya ada tertulis di Kejadian 175, “Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.” Ia adalah contoh yang baik dalam hal iman dan ketaatan kepada Allah. Ketika Allah meminta Abraham untuk mengorbankan anaknya, Isaac, ia tidak berpikir dua kali untuk melakukannya karena ia percaya bahwa Allah pasti mempunyai rencana yang lebih besar baginya dan juga bagi anaknya. Abraham juga merupakan teladan dalam hal keberanian dan kemurahan hati. Meskipun saat ini sebagai ayah kita tidak perlu mengorbankan anak sebagai korban bakaran namun yang perlu kita teladani adalah rasa percaya kepada Tuhan yang dimiliki oleh Abraham. Baca Juga Kisah Andy Otniel, Terluka Karena Tak Dapatkan Kasih Seorang Ayah 2. Ishak Ishak tumbuh menjadi sosok ayah yang taat kepada Tuhan dan menjadi ayah yang baik bagi 2 anaknya yaitu Yakub dan Esau. Bahkan sebelum menjadi ayah, Ishak mengandalkan Tuhan seperti tertulis di Kejadian 2521, “Berdoalah Ishak kepada TUHAN untuk isterinya, sebab isterinya itu mandul; TUHAN mengabulkan doanya, sehingga Ribka, isterinya itu, mengandung.” Setelah dikaruniai anak, seperti ayahnya, ia dikenal sebagai ayah yang setia dan taat kepada Allah. Ketika ia diminta untuk dikorbankan oleh Abraham, Ishak rela mengikuti perintah ayahnya karena ia percaya bahwa Allah memiliki rencana yang lebih baik. Dari sini kita bisa belajar bahwa sosok ayah yang bijak adalah seseorang yang mampu memilah apa yang baik untuk dilakukan dari pengalaman hidupnya untuk keluarga. 3. Daud Daud merupakan raja pertama Israel yang sangat disukai oleh Allah karena ia memiliki hati yang tulus dan selalu mencari kehendak Allah. Kisah Para Rasul 1322, “Tentang Daud Allah telah menyatakan Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.” Ia juga dikenal sebagai ayah yang penyayang terhadap anak-anaknya. Meskipun anak sulungnya, Amnon, melakukan dosa yang besar, Daud tetap memaafkannya dan mencoba untuk memperbaiki hubungan antara mereka, satu hal yang harus disadari oleh sosok ayah masa kini. Memaafkan dan memperbaiki hubungan keluarga. 4. Ayub Ayub dikenal sebagai ayah yang saleh dan taat. Ayub 11, “Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.” Ia sangat mencintai keluarganya dan berusaha untuk selalu memberikan yang terbaik bagi mereka, meskipun pada akhirnya ia ditinggalkan oleh keluarganya. Bahkan ketika Ayub mengalami kesulitan dan penderitaan, Ayub tetap bertahan dalam iman dan kepercayaannya kepada Allah. Itulah hal yang perlu diteladani dari kisah Ayub, tetap percaya meski mengalami penderitaan. Baca Juga Saat Banyak Anak Kehilangan Figur Ayah, Alkitab Tulis 5 Sosok Ayah Terbaik. Siapa Mereka? 5. Yakub Kejadian 3228, “Lalu kata orang itu ”Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang.” Yakub dikenal sebagai ayah yang penuh dengan perjuangan dan ketaatan kepada Allah. Ia juga merupakan contoh ayah yang sangat mencintai keluarganya dan selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi mereka. Meskipun ia memiliki banyak anak, ia tidak pernah kehilangan perhatian terhadap setiap anaknya. Kelima ayah di atas merupakan contoh yang baik bagi ayah masa kini dalam menjalani kehidupan rohani. Mereka memberikan teladan tentang bagaimana menjadi ayah yang setia, bijaksana, tegas, dan juga penyayang. Mereka juga memberikan teladan tentang bagaimana menjalani kehidupan rohani yang baik dan mencari kehendak Allah dalam setiap langkah yang diambil. Sebagai ayah, kita harus belajar dari contoh-contoh di atas dan mencoba untuk mengikuti teladan mereka. Menjadi ayah yang setia dalam membimbing anak-anak kita menuju jalan yang benar dan juga memberikan teladan yang baik dalam kehidupan rohani adalah tugas yang harus dilakukan dengan hati-hati, tegas dalam menghadapi situasi sulit dan juga menjadi ayah yang penyayang dalam memberikan kasih sayang kepada keluarga kita. Selain itu, sebagai umat Kristiani, tentu saja kita juga harus mengambil teladan dari Allah sebagai Bapa Surgawi kita. Allah adalah ayah yang penuh kasih sayang dan selalu siap memberikan yang terbaik bagi anak-anak-Nya. Allah selalu memberikan bimbingan dan juga kasih sayang-Nya kepada kita. Oleh karena itu, kita harus selalu mencari kehendak Allah dan menjalani kehidupan rohani yang benar. Halaman 1
-Kita dapat belajar dan bertumbuh dari tokoh-tokoh yang tercacat di dalam Alkitab. Pada kesempatan ini, kita akan belajar dari tokoh-tokoh wanita dalam Alkitab. Namun, bukan berarti artikel ini hanya cocok dibaca oleh wanita saja. Bagi Anda yang ingin terus bertumbuh lewat firman Tuhan, ada banyak hal yang bisa dipetik lewat keteladanan mereka. Tiga wanita ini dapat menjadi panutan kita dalam iman dan tindakan. Tentunya, para perempuan lain yang tercatat dalam Alkitab juga tidak kalah hebat, tapi saat ini kita akan fokus pada ketiga tokoh berikut Maria – Memprioritaskan Tuhan di Atas Segalanya Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya, sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata “Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku.” Tetapi Tuhan menjawabnya “Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.” – Lukas 1039-42 Sebagai wanita, kita punya segudang aktivitas yang seakan tak ada habisnya. Tak jarang, seperti halnya Marta, kita tenggelam dalam kesibukan, entah itu pekerjaan kantor, pekerjaan rumah, bisnis pribadi, tugas kuliah, kegiatan pelayanan, dan lain-lain. Sebisa mungkin, kita ingin segala sesuatunya terlihat sempurna, rapi, dan indah dipandang. Jika Anda seorang ibu rumah tangga yang sudah mempunyai anak, hari-hari Anda pasti jauh lebih sibuk daripada ketika masih single. Kegiatan mengurus rumah tangga, anak, suami, masak, dan bersih-bersih, bisa menjadi prioritas dalam hidup. Anda berjuang memberikan yang terbaik bagi keluarga dan ingin segala sesuatunya berjalan sesuai harapan. Akibatnya, Anda melupakan hal terpenting, yaitu memberikan waktu dan perhatian kita untuk firman Tuhan. Padahal, Tuhan hanya ingin kita duduk diam, mendengarkan Dia bicara lewat firman-Nya. Bahkan, Yesus mengatakan bahwa Maria telah memilih yang hal yang terpenting, yang tidak akan dapat diambil darinya, yaitu kebenaran firman Tuhan. Saat ini, lebih mirip siapakah Anda Maria atau Marta? Para wanita bukannya tidak boleh bekerja atau melakukan banyak aktivitas. Namun, apakah kita masih ingat prioritas terpenting kita, yaitu meluangkan waktu untuk Tuhan? Atau, kita biarkan hal-hal lain menyita hidup kita, sampai-sampai tidak punya waktu lagi untuk merenungkan firman? Mari, kita menaruh prioritas yang benar sesuai dengan kehendak Tuhan. Abigail – Bijaksana Abigail adalah istri Nabal, seorang pengusaha kaya yang tidak bijaksana. Untuk memahami latar belakang poin ini, ada baiknya Anda terlebih dahulu membaca kisah Daud, Abigail, dan Nabal dalam 1 Samuel 25. Ketika Daud meminta Nabal untuk memberikan makanan dan minuman untuk orang-orangnya 1 Samuel 253-8, Nabal menolak, bahkan memaki-maki utusan Daud dengan kasar 1 Samuel 2510-11. Padahal, para pengikut Daud sudah begitu baik kepada hamba-hamba Nabal 1 Samuel 25 14-16. Sikap sombong Nabal membuat Daud murka, sehingga ia dan empat ratus pengikutnya berangkat untuk membunuh Nabal dan semua laki-laki yang tinggal di rumahnya. Ketika konflik Daud dan Nabal ini diketahui Abigail, ia langsung bertindak dengan cepat dan berani untuk meredakan situasi. Lalu segeralah Abigail mengambil dua ratus roti, dua buyung anggur, lima domba yang telah diolah, lima sukat bertih gandum, seratus buah kue kismis dan dua ratus kue ara, dimuatnyalah semuanya ke atas keledai, lalu berkata kepada bujang-bujangnya “Berjalanlah mendahului aku; aku segera menyusul kamu.” Tetapi Nabal, suaminya, tidaklah diberitahunya. – 1 Samuel 2518-19 Abigail tidak berlama-lama, tetapi segera mengambil tindakan. Dengan hikmatnya, ia melakukan apa yang harus ia lakukan mengatur strategi dan membawakan apa yang Daud butuhkan. Langkah yang diambil Abigail berhasil menyelamatkan hidupnya dan hidup para hamba Nabal dari murka Daud. Saat menemui Daud, Abigail juga menunjukkan sikap hormat dan rendah hati. Ia menyampaikan maksudnya dengan kata-kata yang dipilih secara cermat. Ini menunjukkan bahwa Abigail adalah pribadi yang dewasa dan bijak. Jika Anda yang berada di posisi Abigail, apa yang akan Anda lakukan? Diam dalam ketakutan? Panik? Atau, akankah Anda mengambil langkah dengan berani, sekalipun tahu risikonya, dan mengupayakan solusi yang terbaik bagi semua pihak? Wanita adalah penolong bagi pria. Bahkan, ada ungkapan yang mengatakan bahwa wanita itu ibarat indra keenam pria. Ia memiliki kepekaan dan intuisi untuk melindungi pasangannya, keluarganya, dan orang-orang di sekitarnya dari bahaya. Namun, dalam hidup, ada masa-masa di mana kita perlu mengambil keputusan atau tindakan sulit yang membutuhkan hikmat serta kecepatan berpikir. Saat ini terjadi, kita perlu meneladani sikap Abigail. Jika Anda membutuhkan hikmat lebih, mintalah kepada Tuhan, yang akan memberikannya dengan berlimpah-limpah kepada Anda. Rut – Terus Berjuang & Pantang Menyerah Maka Rut, perempuan Moab itu, berkata kepada Naomi “Biarkanlah aku pergi ke ladang memungut bulir-bulir jelai di belakang orang yang murah hati kepadaku.” Dan sahut Naomi kepadanya “Pergilah, anakku.” – Rut 22 Setelah suami dan kedua putranya meninggal di Moab, Naomi memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya di Betlehem. Rut, salah seorang menantunya, memilih untuk ikut bersamanya. Bayangkan Anda menjadi Rut. Anda baru kehilangan suami dan harus pindah ke sebuah kota berbudaya asing, bersama dengan mertua yang sudah tua dan sama berdukanya dengan Anda. Apakah Anda akan meratapi nasib? Atau, Anda memilih bangkit dan memulai hidup baru, entah bagaimana caranya? Alih-alih terlarut dalam kesedihan, Rut mengambil inisiatif untuk mandiri dan berdikari. Setibanya di Bethlehem, ia langsung bekerja memunguti jelai. Ini bukanlah jenis pekerjaan terhormat; Rut butuh belas kasihan para penyabit gandum yang membiarkannya mengambil jelai-jelai yang jatuh di belakang mereka. Namun, ia mau melakukannya karena ia bertanggung jawab atas hidupnya dan hidup mertuanya. Rut punya prinsip bahwa life must goes on. Ada banyak alasan bagi Rut untuk menjadi pahit dan merana akibat tragedi yang menimpa keluarga besarnya. Namun, ia memilih terus maju, ketimbang menangisi hal-hal yang tidak mungkin kembali lagi. Saat hidup kita dilanda pergumulan dan masalah, kita punya dua pilihan terpuruk atau berjuang. Kita dapat saja terbawa perasaan, terus-terusan murung, mengasihani diri, menyesali hidup, bahkan mengalami kepahitan terhadap Tuhan. Namun, kita juga bisa seperti Rut, yang tidak memandang dirinya sebagai orang paling malang sedunia, tetapi memilih untuk bangkit dan berjuang. Tak heran, pada akhirnya Rut menikah dengan Boas si pemilik ladang gandum dan menjadi nenek moyang Daud dan Yesus. Percayalah, ketika Anda berjuang, Tuhan akan melihat setiap jerih payah Anda. Para wanita hebat ini mengajarkan nilai-nilai penting yang tak lekang waktu kepada kita, para wanita era modern. Dari Maria, kita belajar memprioritaskan waktu dan perhatian untuk mendengarkan firman Tuhan. Dari Abigail, kita belajar menjadi pribadi yang berhikmat, bertindak cepat, dan berani. Dari Rut, kita belajar untuk menjadi sosok yang kuat, tekun, dan pantang menyerah. Semoga kita semua dapat bertumbuh menjadi pribadi-pribadi yang lebih baik lagi. Amin!
Ada banyak wanita yang kisahnya dicatat dalam Alkitab, dan kita bisa mendapat pelajaran yang berharga dari mereka. Roma 154; 2 Timotius 316, 17 Artikel ini membahas secara singkat beberapa wanita yang disebutkan di Alkitab. Banyak dari mereka menjadi teladan bagi kita, tapi ada juga yang menjadi contoh buruk.—1 Korintus 1011; Ibrani 612. Abigail Debora Delila Ester Gadis Syulam Hana Hawa Istri Lot Izebel Lea Maria ibu Yesus Masa Hidup Para Wanita di Alkitab Maria Magdalena Marta Miriam Rahab Rakhel Ribka Rut Sara Yael Maria saudara Marta dan Lazarus Abigail Siapa Abigail itu? Dia adalah istri Nabal, seorang pria yang kaya tapi kasar. Abigail bijaksana dan rendah hati. Dia juga cantik dan punya sifat-sifat yang menyenangkan Allah Yehuwa.—1 Samuel 253. Apa yang dia lakukan? Abigail bertindak dengan bijaksana untuk mencegah bencana. Waktu itu, Daud, calon raja Israel, sedang bersembunyi sebagai pelarian di dekat tempat tinggal Nabal. Daud dan anak buahnya melindungi kawanan domba Nabal dari perampok. Tapi, ketika Daud mengutus orang kepada Nabal untuk meminta sedikit makanan, Nabal menolaknya dengan kasar. Daud sangat marah! Dia dan anak buahnya berangkat untuk membunuh Nabal dan semua laki-laki di rumah tangganya.—1 Samuel 2510-12, 22. Saat Abigail mendengar apa yang dilakukan suaminya, dia segera bertindak. Dia menyuruh hamba-hambanya membawa makanan untuk Daud dan anak buahnya. Dia sendiri juga ikut untuk memohon belas kasihan Daud. 1 Samuel 2514-19, 24-31 Ketika Daud melihat pemberian Abigail dan kerendahan hatinya serta mendengar nasihatnya yang bijak, Daud sadar bahwa Allah menggunakan Abigail untuk mencegah pembantaian yang hampir terjadi. 1 Samuel 2532, 33 Tak lama kemudian, Nabal meninggal dan Abigail menjadi istri Daud.—1 Samuel 2537-41. Apa pelajarannya? Meski cantik dan kaya, Abigail tidak sombong. Demi menjaga perdamaian, dia mau meminta maaf untuk kesalahan yang tidak dia lakukan. Dia menangani situasi yang menegangkan itu dengan tenang, bijaksana, berani, dan cerdik. ▸ Untuk lebih banyak keterangan tentang Abigail, lihat artikel ”Ia Bertindak dengan Bijaksana”. Debora Siapa Debora itu? Dia adalah nabiah yang digunakan Yehuwa, Allah Israel, untuk memberitahukan kehendak-Nya kepada mereka. Allah juga menggunakan Debora untuk membantu orang Israel menangani persoalan.—Hakim 44, 5. Apa yang dia lakukan? Nabiah Debora mendukung hamba-hamba Allah dengan berani. Atas perintah Allah, Debora meminta Barak memimpin pasukan Israel melawan orang Kanaan yang menindas mereka. Hakim 46, 7 Ketika Barak meminta Debora untuk pergi bersamanya, dia tidak takut dan bersedia ikut.—Hakim 48, 9. Setelah Allah membuat Israel menang telak, Debora dan Barak menyanyikan lagu kemenangan, yang sebagian digubah oleh Debora. Di lagu itu, Debora juga menyebutkan Yael, wanita lain yang berani, yang juga berperan dalam mengalahkan orang Kanaan.—Hakim, pasal 5. Apa pelajarannya? Debora rela berkorban dan berani. Dia menyemangati orang lain untuk melakukan apa yang benar menurut Allah. Dan ketika mereka melakukannya, dia tidak segan-segan memuji mereka. ▸ Untuk lebih banyak keterangan tentang Debora, lihat artikel ”Aku Bangkit Sebagai Ibu di Israel”. Delila Siapa Delila itu? Dia adalah wanita yang dicintai Simson, hakim Israel.—Hakim 164, 5. Apa yang dia lakukan? Dia menerima uang dari para pejabat Filistin untuk mengkhianati Simson, orang yang digunakan Allah untuk melepaskan Israel dari orang Filistin. Karena kekuatan yang Simson dapatkan secara mukjizat, orang Filistin tidak bisa mengalahkannya. Hakim 135 Jadi, para pejabat itu meminta bantuan Delila. Orang Filistin menyuap Delila untuk mencari tahu rahasia kekuatan Simson yang luar biasa. Setelah beberapa kali mencoba, akhirnya Delila berhasil mengetahui itu. Hakim 1615-17 Lalu, dia menceritakannya kepada orang Filistin, yang kemudian menangkap dan memenjarakan Simson.—Hakim 1618-21. Apa pelajarannya? Delila adalah contoh yang buruk. Karena serakah dan egois, dia menipu dan mengkhianati hamba Allah Yehuwa. Ester Siapa Ester itu? Dia adalah wanita Yahudi yang dijadikan ratu oleh Raja Ahasweros dari Persia. Apa yang dia lakukan? Ratu Ester menggunakan kedudukannya untuk mencegah pembantaian bangsanya. Dia mendapat informasi tentang sebuah keputusan resmi, yang menyatakan bahwa semua orang Yahudi di Kerajaan Persia akan dibunuh pada satu hari yang ditetapkan. Rencana jahat ini berasal dari Haman, perdana menteri saat itu. Ester 313-15; 41, 5 Ester dibantu oleh Mordekai, kakak sepupunya, untuk menceritakan rencana ini kepada suaminya, Raja Ahasweros. Padahal untuk melakukan ini, Ester harus mempertaruhkan nyawa. Ester 410-16; 71-10 Ahasweros pun membolehkan Ester dan Mordekai mengeluarkan keputusan lain, yang mengizinkan orang Yahudi membela diri. Hasilnya, orang Yahudi mengalahkan semua musuh mereka.—Ester 85-11; 916, 17. Apa pelajarannya? Ratu Ester menjadi teladan yang sangat bagus dalam bersikap berani, rendah hati, dan sadar diri. Mazmur 3124; Filipi 23 Meski cantik dan punya kedudukan, dia mau meminta nasihat dan bantuan. Sewaktu berbicara dengan suaminya, dia bijaksana dan penuh respek, tapi berani. Dia tidak takut menyatakan dirinya sebagai orang Yahudi walaupun nyawa semua orang Yahudi waktu itu terancam. ▸ Untuk lebih banyak keterangan tentang Ester, lihat artikel ”Ia Membela Umat Allah” dan ”Ia Bijaksana, Berani, dan Tidak Egois”. Gadis Syulam Syulamit Siapa gadis Syulam itu? Dia adalah gadis desa yang cantik, yang menjadi tokoh utama di buku Kidung Agung dalam Alkitab. Namanya tidak disebutkan di Alkitab. Apa yang dia lakukan? Gadis Syulam itu setia kepada gembala muda yang dicintainya. Kidung Agung 216 Dia sangat cantik sehingga menarik perhatian Raja Salomo yang kaya, dan Salomo berusaha mendapatkan hatinya. Kidung Agung 76 Meski orang-orang mendesaknya untuk memilih Salomo, gadis Syulam tetap tidak mau. Dia mencintai gembala sederhana itu dan setia kepadanya.—Kidung Agung 35; 710; 86. Apa pelajarannya? Meski cantik dan mendapat banyak perhatian, dia tidak sombong. Cintanya kepada sang gembala tidak tergoyahkan sekalipun ada bujukan dari teman-temannya dan janji untuk menjadi kaya dan terpandang. Dia bisa mengendalikan perasaannya dan menjaga dirinya tetap murni. Hana Siapa Hana itu? Dia adalah istri Elkana dan ibu dari Samuel, nabi yang terkenal di Israel dulu.—1 Samuel 11, 2, 4-7. Apa yang dia lakukan? Ketika Hana tidak punya anak, dia meminta penghiburan dari Allah. Suami Hana memiliki istri lain, yaitu Penina. Penina punya beberapa anak, sedangkan Hana tidak punya anak meski sudah lama menikah. Penina mengejek Hana dengan kejam, tapi Hana berdoa kepada Allah memohon penghiburan. Dia berjanji bahwa jika Allah memberinya anak laki-laki, dia akan memberikan anak itu kepada-Nya. Anak itu akan melayani di tabernakel, yaitu kemah ibadah orang Israel yang bisa dipindah-pindahkan.—1 Samuel 111. Allah menjawab doa Hana, dan Hana pun melahirkan Samuel. Sesuai dengan janjinya, Hana membawa Samuel yang masih kecil ke tabernakel untuk melayani di sana. 1 Samuel 127, 28 Setiap tahun, Hana membuat rompi panjang untuk Samuel. Belakangan, Allah memberkati Hana dengan memberinya lima anak lagi, tiga laki-laki dan dua perempuan.—1 Samuel 218-21. Apa pelajarannya? Hana bisa tabah karena dia berdoa dengan sepenuh hati. Dalam doanya yang dicatat di 1 Samuel 21-10, Hana bersyukur kepada Allah. Kata-kata dalam doanya menunjukkan bahwa dia benar-benar beriman kepada Allah. ▸ Untuk lebih banyak keterangan tentang Hana, lihat artikel ”Ia Mencurahkan Hatinya kepada Allah dalam Doa”. ▸ Untuk penjelasan tentang mengapa Allah pernah mengizinkan poligami di antara umat-Nya, lihat artikel ”Apakah Allah Menyetujui Poligami?” Hawa Siapa Hawa itu? Dia adalah wanita pertama yang diciptakan dan wanita pertama yang disebutkan di Alkitab. Apa yang dia lakukan? Hawa mengabaikan perintah Allah yang jelas. Seperti Adam, Hawa diciptakan sebagai manusia sempurna. Dia diberi kebebasan memilih dan kesanggupan untuk meniru sifat-sifat Allah, seperti kasih dan kebijaksanaan. Kejadian 127 Allah sudah memberi tahu Adam bahwa kalau mereka memakan buah dari pohon tertentu, mereka akan mati. Hawa juga tahu tentang hal itu. Tapi, Setan berkata bahwa Hawa tidak akan mati dan bahkan kehidupannya akan lebih baik jika dia tidak menaati Allah. Hawa memercayai kebohongan itu. Jadi, dia memakan buah itu lalu membujuk suaminya untuk memakannya juga.—Kejadian 31-6; 1 Timotius 214. Apa pelajarannya? Pengalaman Hawa menjadi peringatan tentang bahayanya terus memikirkan keinginan untuk mendapatkan apa yang bukan milik kita. Bukannya menaati perintah Allah yang jelas, Hawa malah membiarkan keinginannya yang salah semakin menjadi-jadi.—Kejadian 36; 1 Yohanes 216. Istri Lot Siapa istri Lot itu? Namanya tidak disebutkan dalam Alkitab. Tapi, Alkitab mencatat bahwa dia punya dua anak perempuan dan tinggal di kota Sodom bersama keluarganya.—Kejadian 191, 15. Apa yang dia lakukan? Dia melanggar perintah Allah. Allah telah memutuskan untuk memusnahkan Sodom dan kota-kota sekitarnya karena penduduknya sangat bejat. Tapi, Allah mengasihi Lot hamba-Nya dan keluarga Lot. Maka, Allah mengirim dua malaikat untuk membawa mereka ke tempat yang aman.—Kejadian 1820; 191, 12, 13. Para malaikat itu memberi tahu keluarga Lot untuk melarikan diri dan tidak melihat ke belakang supaya tidak mati. Kejadian 1917 Tapi, istri Lot ”melihat ke belakang, dan dia menjadi patung garam”.—Kejadian 1926. Apa pelajarannya? Kisah ini menyoroti bahayanya jika kita terlalu mencintai harta benda, karena kita bisa melanggar perintah Allah. Yesus menyebutkan istri Lot sebagai contoh buruk. Dia berkata, ”Ingat istri Lot.”—Lukas 1732. Izebel Siapa Izebel itu? Dia adalah istri Ahab, raja Israel. Dia bukan orang Israel, dan dia tidak menyembah Yehuwa tapi menyembah Baal, dewa orang Kanaan. Apa yang dia lakukan? Ratu Izebel bertindak dengan semena-mena, kejam, dan suka menggunakan kekerasan. Dia mempromosikan ibadah kepada Baal dan perbuatan cabul yang termasuk di dalamnya. Dia juga berupaya melenyapkan ibadah kepada Yehuwa, Allah yang benar.—1 Raja 184, 13; 191-3. Untuk mendapatkan apa yang dia inginkan, Izebel berdusta dan membunuh. 1 Raja 218-16 Seperti yang sudah Allah katakan, Izebel akhirnya mati dengan keji dan tidak dikuburkan.—1 Raja 2123; 2 Raja 910, 32-37. Apa pelajarannya? Izebel adalah contoh buruk. Dia sangat bejat dan sering menghalalkan segala cara agar keinginannya tercapai, sampai-sampai namanya dijadikan sebutan untuk wanita yang tidak tahu malu, bejat, dan tidak bisa diatur. Lea Siapa Lea itu? Dia adalah istri pertama Yakub, leluhur bangsa Israel. Adiknya, Rakhel, juga menjadi istri Yakub.—Kejadian 2920-29. Apa yang dia lakukan? Lea melahirkan enam anak laki-laki Yakub. Rut 411 Yakub sebenarnya ingin menikahi Rakhel, bukan Lea. Tapi ayah Lea, yaitu Laban, mengatur agar Lea menggantikan Rakhel. Saat Yakub sadar bahwa dia sudah ditipu sehingga menikahi Lea, Yakub protes kepada Laban. Tapi, Laban menjawab bahwa biasanya adik perempuan tidak akan menikah sebelum kakaknya. Seminggu kemudian, Yakub menikahi Rakhel.—Kejadian 2926-28. Yakub lebih mencintai Rakhel daripada Lea. Kejadian 2930 Lea pun cemburu dan bersaing dengan adiknya agar disayangi oleh Yakub. Allah memahami perasaan Lea dan memberkatinya dengan memberi dia tujuh anak, enam laki-laki dan satu perempuan.—Kejadian 2931. Apa pelajarannya? Lea terus mengandalkan Allah dengan berdoa, dan walaupun ada masalah dalam keluarganya, dia sadar bahwa Allah selalu membantunya. Kejadian 2932-35; 3020 Pengalamannya menunjukkan bahwa poligami tidak menghasilkan kebahagiaan. Waktu itu, Allah masih mengizinkan poligami. Tapi sebenarnya, Dia sudah menetapkan bahwa suami hanya boleh punya satu istri, begitu juga sebaliknya.—Matius 194-6. ▸ Untuk lebih banyak keterangan tentang Lea, lihat artikel ”Kakak-Beradik yang Merana yang ’Membangun Keturunan Israel’”. ▸ Untuk penjelasan tentang mengapa Allah pernah mengizinkan poligami di antara umat-Nya, lihat artikel ”Apakah Allah Menyetujui Poligami?” Maria ibu Yesus Siapa Maria itu? Dia adalah seorang wanita Yahudi. Ketika masih perawan, Maria secara mukjizat mengandung dan melahirkan Yesus, Putra Allah. Apa yang dia lakukan? Maria rendah hati karena mau melakukan kehendak Allah. Sebenarnya, dia sudah bertunangan dengan Yusuf ketika malaikat datang dan memberitahukan bahwa dia akan mengandung dan melahirkan Mesias yang sudah lama ditunggu. Lukas 126-33 Tapi, dia rela menerima tugas itu. Belakangan, Maria dan Yusuf memiliki empat anak laki-laki lagi dan setidaknya dua anak perempuan. Jadi Maria bukan lagi perawan. Matius 1355, 56 Meski memiliki peran istimewa, dia tidak pernah berupaya mendapat pujian atau perlakuan khusus, baik selama pelayanan Yesus maupun ketika menjadi anggota sidang jemaat Kristen. Apa pelajarannya? Maria beriman dan mau menerima tanggung jawab yang berat. Dia juga punya banyak pengetahuan tentang Kitab Suci. Diperkirakan, dia mengutip 20 ayat ketika mengucapkan kata-kata yang dicatat di Lukas 146-55. ▸ Untuk lebih banyak keterangan tentang Maria, lihat artikel ”Hal-Hal yang Dapat Dipelajari dari Teladan Maria”. Maria saudara Marta dan Lazarus Siapa Maria itu? Dia dan saudara-saudaranya, yaitu Lazarus dan Marta, adalah sahabat Yesus. Apa yang dia lakukan? Maria berulang kali menunjukkan bahwa dia sangat menghormati Yesus sebagai Putra Allah. Dia menyatakan imannya bahwa Yesus sebenarnya bisa menyembuhkan saudaranya, Lazarus. Lalu, dia melihat sendiri Yesus membangkitkan Lazarus. Marta, saudaranya, pernah menegur dia karena dia memilih untuk mendengarkan Yesus daripada membantu melakukan pekerjaan rumah tangga. Tapi, Yesus memuji Maria karena mengutamakan hal-hal rohani.—Lukas 1038-42. Suatu hari, Maria menunjukkan kemurahan hati yang luar biasa dengan menuang ”minyak wangi yang mahal” ke kepala dan kaki Yesus. Matius 266, 7 Orang-orang menuduh Maria membuang-buang minyak itu. Tapi Yesus membelanya dengan berkata, ”Di mana pun kabar baik [tentang Kerajaan Allah] diberitakan di seluruh dunia, apa yang wanita ini lakukan akan diceritakan juga untuk mengenang dia.”—Matius 2414; 268-13. Apa pelajarannya? Maria terus berupaya memperkuat imannya. Dia lebih mengutamakan hal-hal rohani daripada jasmani. Dia juga rendah hati dan menghormati Yesus, bahkan sampai mengeluarkan banyak uang untuk menunjukkan rasa hormatnya. Maria Magdalena Siapa Maria Magdalena itu? Dia adalah murid Yesus yang setia. Apa yang dia lakukan? Maria Magdalena adalah salah satu wanita yang berkeliling bersama Yesus dan para muridnya. Dia dengan murah hati menggunakan uangnya sendiri untuk ikut memenuhi kebutuhan mereka. Lukas 81-3 Maria mengikuti Yesus hingga akhir pelayanannya dan tetap berada di dekatnya ketika dia dieksekusi. Setelah Yesus dibangkitkan, Maria mendapat kehormatan dengan menjadi salah satu orang pertama yang bertemu dengannya.—Yohanes 2011-18. Apa pelajarannya? Maria Magdalena dengan murah hati mendukung pelayanan Yesus dan menjadi muridnya yang setia. Marta Siapa Marta itu? Dia adalah saudara perempuan Lazarus dan Maria. Mereka bertiga tinggal di Betani, sebuah desa di dekat Yerusalem. Apa yang dia lakukan? Marta bersahabat dengan Yesus, dan Alkitab berkata, ”Yesus mengasihi Marta, Maria, dan Lazarus.” Yohanes 115 Marta punya sifat suka menerima tamu. Suatu hari ketika Yesus mengunjungi mereka, Maria memilih untuk mendengarkan Yesus, sedangkan Marta sibuk dengan pekerjaan rumah tangga. Marta mengeluh kepada Yesus karena Maria tidak membantunya. Tapi, Yesus dengan lembut membantu Marta memiliki pandangan yang benar.—Lukas 1038-42. Sewaktu Lazarus sakit, Marta dan Maria meminta agar Yesus datang, karena mereka yakin bahwa Yesus bisa menyembuhkan Lazarus. Yohanes 113, 21 Tapi, Lazarus meninggal sebelum Yesus datang. Kata-kata Marta kepada Yesus menunjukkan bahwa dia percaya pada janji Alkitab tentang kebangkitan dan yakin bahwa Yesus bisa membuat Lazarus hidup lagi.—Yohanes 1120-27. Apa pelajarannya? Marta bekerja keras untuk menjamu tamunya. Dia juga mau dinasihati. Selain itu, dia dengan terus terang menyatakan perasaannya dan imannya. ▸ Untuk keterangan lebih banyak tentang Marta, lihat artikel ”Aku Percaya”. Miriam Siapa Miriam itu? Dia adalah kakak Musa dan Harun. Dia adalah wanita pertama yang disebut nabiah dalam Alkitab. Apa yang dia lakukan? Sebagai nabiah, dia memberitahukan berita dari Allah kepada orang-orang. Dia adalah wanita terpandang di Israel dan ikut menyanyikan lagu kemenangan setelah Allah memusnahkan pasukan Mesir di Laut Merah.—Keluaran 151, 20, 21. Suatu hari, Miriam dan Harun mengkritik Musa, kemungkinan besar karena mereka iri dan sombong. Tapi, Allah mendengarkan dan menegur mereka dengan keras. Bilangan 121-9 Lalu, Allah membuat Miriam terkena kusta, karena tampaknya dialah yang memulai kritikan itu. Tapi, Musa memohon pengampunan untuknya, dan Allah menyembuhkannya. Setelah dikarantina selama tujuh hari, Miriam pun diizinkan untuk kembali ke perkemahan Israel.—Bilangan 1210-15. Alkitab menunjukkan bahwa Miriam mau menerima koreksi. Berabad-abad kemudian, peranan istimewa Miriam disebutkan ketika Allah mengingatkan Israel, ”Aku mengutus Musa, Harun, dan Miriam ke hadapan kalian.”—Mikha 64. Apa pelajarannya? Kisah Miriam menunjukkan bahwa Allah memperhatikan apa yang dikatakan penyembah-Nya, baik kepada satu sama lain maupun tentang satu sama lain. Kita juga belajar bahwa untuk menyenangkan Allah, kita harus menjauhi sifat sombong dan iri, karena sifat-sifat ini bisa membuat kita menjelek-jelekkan orang lain. Rahab Siapa Rahab itu? Dia adalah pelacur yang tinggal di Yerikho, kota orang Kanaan, dan belakangan dia menjadi penyembah Allah Yehuwa. Apa yang dia lakukan? Ketika dua orang Israel memata-matai negeri Kanaan, Rahab membantu mereka bersembunyi. Dia melakukannya karena mendengar bahwa Yehuwa, Allah Israel, membebaskan umat-Nya dari Mesir dan belakangan dari serangan orang Amori. Rahab memohon kepada kedua mata-mata itu agar dia dan keluarganya tidak ikut dibunuh sewaktu Israel menghancurkan Yerikho. Mereka setuju, tapi ada syaratnya Rahab harus merahasiakan kedatangan mereka, dia dan keluarganya harus tetap berada di rumah tersebut ketika Israel menyerang, dan dia harus menggantungkan tali merah di jendela sebagai tanda. Rahab melakukan semua itu sehingga dia dan keluarganya selamat ketika Israel merebut Yerikho. Belakangan, Rahab menikah dengan orang Israel dan menjadi nenek moyang Raja Daud dan Yesus Kristus.—Yosua 21-24; 625; Matius 15, 6, 16. Apa pelajarannya? Alkitab menunjukkan bahwa Rahab sangat beriman dan menjadi teladan bagi kita. Ibrani 1130, 31; Yakobus 225 Dari kisahnya, kita bisa melihat bahwa Allah suka mengampuni dan tidak berat sebelah. Dia memberkati siapa pun yang percaya kepada-Nya, tidak soal apa latar belakang mereka. ▸ Untuk lebih banyak keterangan tentang Rahab, lihat artikel ”Ia ’Dinyatakan Adil-Benar Melalui Perbuatan’”. Rakhel Siapa Rakhel itu? Dia adalah anak Laban dan istri kesayangan Yakub, leluhur bangsa Israel. Apa yang dia lakukan? Rakhel menikah dengan Yakub dan melahirkan dua anak laki-laki, yang belakangan termasuk di antara ke-12 kepala suku Israel zaman dulu. Rakhel pertama kali bertemu Yakub ketika sedang mengurus domba-domba ayahnya. Kejadian 299, 10 Dibanding Lea kakaknya, Rakhel ”sangat menarik”.—Kejadian 2917. Yakub jatuh cinta kepada Rakhel dan setuju untuk bekerja selama tujuh tahun supaya bisa menikahinya. Kejadian 2918 Tapi, dia ditipu oleh Laban sehingga menikah dengan Lea. Setelah itu, barulah dia diperbolehkan untuk menikahi Rakhel.—Kejadian 2925-27. Yakub lebih mencintai Rakhel dan kedua anaknya daripada Lea dan anak-anaknya. Kejadian 373; 4420, 27-29 Akibatnya, kedua wanita itu terus bersaing.—Kejadian 2930; 301, 15. Apa pelajarannya? Rakhel tabah dalam menghadapi keadaan keluarga yang sulit itu dan tetap berharap Allah mau mendengar doa-doanya. Kejadian 3022-24 Kisahnya menunjukkan bahwa poligami bisa menimbulkan ketegangan dalam keluarga. Pengalaman Rakhel memperlihatkan keunggulan standar Allah yang semula tentang perkawinan, yaitu seorang pria hanya memiliki satu istri.—Matius 194-6. ▸ Untuk lebih banyak keterangan tentang Rakhel, lihat artikel ”Kakak-Beradik yang Merana yang ’Membangun Keturunan Israel’”. ▸ Untuk penjelasan tentang mengapa Allah pernah mengizinkan poligami di antara umat-Nya, lihat artikel ”Apakah Allah Menyetujui Poligami?” Ribka Siapa Ribka itu? Dia adalah istri Ishak. Dia punya anak kembar, yaitu Yakub dan Esau. Apa yang dia lakukan? Ribka melakukan kehendak Allah, bahkan ketika itu tidak mudah. Suatu hari, sewaktu dia sedang menimba air dari sumur, seorang pria meminta minum kepadanya. Ribka segera memberikannya dan menawarkan untuk mengambilkan air bagi unta-unta pria itu. Kejadian 2415-20 Pria itu adalah hamba Abraham, yang baru saja menempuh perjalanan jauh untuk mencarikan istri bagi Ishak, anak Abraham. Kejadian 242-4 Sebelumnya, dia berdoa untuk meminta dukungan Allah. Saat melihat kerajinan dan kemurahan hati Ribka, dia sadar bahwa Ribka-lah jawaban doanya, wanita yang Allah pilih untuk Ishak.—Kejadian 2410-14, 21, 27. Ketika Ribka diberi tahu tentang tujuan pria itu, dia bersedia untuk pergi bersamanya dan menjadi istri Ishak. Kejadian 2457-59 Akhirnya, Ribka melahirkan anak laki-laki kembar. Allah memberitahunya bahwa anak yang lebih tua, yaitu Esau, akan melayani Yakub, adiknya. Kejadian 2523 Jadi, saat Ishak akan memberi Esau berkat sebagai anak sulung, Ribka turun tangan untuk memastikan bahwa berkat itu diberikan kepada Yakub, karena dia tahu bahwa itulah yang Allah inginkan.—Kejadian 271-17. Apa pelajarannya? Ribka adalah wanita yang rendah hati, rajin, dan murah hati. Sifat-sifat itu membuatnya menjadi istri dan ibu yang baik serta penyembah Allah yang setia. ▸ Untuk lebih banyak keterangan tentang Ribka, lihat artikel ”Aku Bersedia Pergi”. Rut Siapa Rut itu? Dia adalah wanita Moab yang meninggalkan dewa-dewanya dan negerinya demi menjadi penyembah Yehuwa di Israel. Apa yang dia lakukan? Rut benar-benar menyayangi Naomi, ibu mertuanya. Dulu, Naomi pindah ke Moab bersama suami dan dua anak laki-lakinya karena ada kelaparan di Israel. Belakangan, anak-anak Naomi menikah dengan wanita-wanita Moab, yaitu Rut dan Orpa. Tapi, suami dan anak-anak Naomi akhirnya meninggal. Ketiga wanita itu pun menjadi janda. Naomi memutuskan untuk kembali ke Israel, yang waktu itu tidak lagi kekeringan. Rut dan Orpa ingin ikut dengannya, tapi Naomi menyuruh mereka pulang kepada keluarga mereka. Orpa pun tidak jadi ikut. Rut 11-6, 15 Tapi, Rut setia menemani ibu mertuanya. Dia menyayangi Naomi dan ingin menyembah Yehuwa, Allah yang disembah Naomi.—Rut 116, 17; 211. Rut dan Naomi akhirnya sampai di Betlehem, kota asal Naomi. Tak lama kemudian, orang-orang di sana mulai mengenal Rut sebagai menantu yang baik dan pekerja keras. Boaz, seorang tuan tanah yang kaya, sangat terkesan dengan Rut, dan dia dengan murah hati menyediakan makanan bagi Rut dan Naomi. Rut 25-7, 20 Belakangan, Rut menikah dengan Boaz dan menjadi nenek moyang Raja Daud dan Yesus Kristus.—Matius 15, 6, 16. Apa pelajarannya? Rut rela meninggalkan tempat tinggal dan keluarganya karena menyayangi Naomi dan Yehuwa. Dia bekerja keras dan setia meski menghadapi banyak tantangan. ▸ Untuk lebih banyak keterangan tentang Rut, lihat artikel ”Ke Mana Engkau Pergi Aku Akan Pergi” dan ”Wanita yang Baik Sekali”. Sara Siapa Sara itu? Dia adalah istri Abraham dan ibu Ishak. Apa yang dia lakukan? Sara tinggal di kota Ur yang makmur. Suatu hari, mungkin ketika Sara sudah berumur 60-an, Allah meminta Abraham pindah ke negeri Kanaan. Allah berjanji akan memberkati Abraham dan menjadikan keturunannya sebagai bangsa yang besar. Kejadian 121-5 Karena beriman kepada janji Allah, Sara rela meninggalkan kehidupannya yang nyaman di Ur. Sejak itu, dia dan suaminya tinggal di tenda dan berpindah-pindah. Sara harus menghadapi bahaya karena hidup berpindah-pindah. Tapi, dia tetap mendukung Abraham yang mengikuti petunjuk Allah. Kejadian 1210, 15 Selama bertahun-tahun, Sara tidak punya anak, dan dia sangat sedih. Tapi, Allah sudah berjanji untuk memberkati keturunan Abraham. Kejadian 127; 1315; 1518; 161, 2, 15 Belakangan, Allah berjanji bahwa Sara akan mengandung anak Abraham. Sara pun hamil dan melahirkan seorang anak yang dinamai Ishak, padahal usianya sudah jauh melebihi usia melahirkan. Sara sudah berusia 90 tahun, dan suaminya 100 tahun.—Kejadian 1717; 212-5. Apa pelajarannya? Dari teladan Sara, kita belajar bahwa janji Allah selalu bisa dipercaya, bahkan yang tampaknya mustahil terjadi. Ibrani 1111 Teladannya sebagai istri juga menunjukkan pentingnya respek dalam perkawinan.—1 Petrus 35, 6. ▸ Untuk lebih banyak keterangan tentang Sara, lihat artikel ”Engkau Wanita yang Cantik” dan ”Ibu Para Raja”. Yael Siapa Yael itu? Dia adalah istri dari Heber, seorang pria yang bukan orang Israel. Yael berani mendukung umat Allah. Apa yang dia lakukan? Yael bertindak tanpa ragu ketika Sisera, panglima Kanaan, datang ke kemah Yael. Waktu itu, Sisera baru saja kalah melawan Israel dan sedang mencari tempat perlindungan. Yael pun mengundangnya masuk ke dalam kemah untuk beristirahat. Setelah Sisera tidur, Yael membunuhnya.—Hakim 417-21. Perbuatan Yael sesuai dengan kata-kata Debora, yaitu, ”Yehuwa akan menyerahkan Sisera ke tangan seorang wanita.” Hakim 49 Karena tindakannya itu, Yael dipuji, ”Diberkatilah dia melebihi semua wanita.”—Hakim 524. Apa pelajarannya? Yael tidak diam saja dan bertindak dengan berani. Pengalamannya menunjukkan bahwa Allah sanggup melakukan apa saja agar kehendak-Nya terjadi. Masa Hidup Para Wanita di Alkitab Hawa Air Bah 2370 SM Sara Istri Lot Ribka Lea Rakhel Israel keluar dari Mesir 1513 SM Miriam Rahab Rut Debora Yael Delila Hana Raja Israel pertama dilantik 1117 SM Abigail Gadis Syulam Izebel Ester Maria ibu Yesus Yesus dibaptis 29 M Marta Maria saudara Marta dan Lazarus Maria Magdalena Yesus meninggal 33 M
Puji Astuti Official Writer Kiprah wanita dalam kehidupan ini sudah ada sejak awal kehidupan. Meski sebagai wanita sering di anggap lebih rendah kedudukannya, namun seperti Kartini, mereka tidak berhenti berkarya dengan tulus. Diantara banyak wanita pembuat sejarah, ada 10 orang wanita dalam Alkitab yang dalam keadaan mereka yang tidak sempurna, lemah dan tidak berdaya namun mengijinkan Tuhan berkarya dalam hidup mereka dan pada akhirnya mereka menjadi pribadi yang menginspirasi dan berpengaruh. Mari kita lihat bersama hidup mereka. Hawa, Ibu Semua Manusia Kejadian 3 Tuhan menciptakan Hawa dari tulang rusuk Adam dan memberikan dia kuasa yang sama memilih apa yang baik dan buruk. Di awal cerita penciptaan kita bisa lihat pribadi Hawa yang sangat independent, dan sangat terhubung dengan dunia di sekitarnya. Dia menjelajahi taman Eden, berbincang dengan ular, membuat keputusan atas buah terlarang, dan dengan ringan membagi pengalamannya dengan Adam. Kisah Hawa mengingatkan kita para wanita bahwa kita bisa secara bersamaan menjadi kreatif dan juga merusak. Hawa mengajarkan kita untuk hati-hati dalam membuat pilihan, dan menyelaraskan keinginan kita dengan hikmat Tuhan. Hagar, Orang Asing Yang Diterima Tuhan Kejadian 161-16; 211-21 Setelah Tuhan berjanji kepada Abram akan menjadikannya bangsa yang besar, Sarai yang tidak juga mengandung memberikan kepadanya Hagar. Hati-hatilah dengan apa yang Anda minta. Begitu Hagar hamil, Sarai menyesali apa yang ia lakukan dan menganiaya Hagar. Agar akhirnya Hagar di usir ke padang gurun, budak, yang namanya berarti “orang asing” menerima sebuah pesan yang menenangkannya, “Engkau mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan akan menamainya Ismael, sebab TUHAN telah mendengar tentang penindasan atasmu itu.” Hagar kembali kepada nyonyanya yang penganiaya dengan sebuah janji bahwa keturunan anaknya akan tidak terhitung. Jika Anda tidak mendapatkan hak Anda, dihina dan putus asa, dengarkanlah suara malaikat. Anda bisa mendengarkannya hanya dengan sebuah seruan doa. Baca juga Ini 4 Tokoh Perempuan Penting Dalam Alkitab, Punya Pengaruh dan Beriman Besar Rahap, Pelacur Berhati Emas Yosua 21-24 Rahap, wanita yang dipandang rendah oleh masyarakatnya ini menyembunyikan dua mata-mata yang dikirim oleh Yosua, dan membantu mereka melarikan diri. Begitu melihat mereka, Rahap tahu bahwa ada sebuah kesempatan bagi baginya untuk selamat waktu itu. “Maka sekarang, bersumpahlah kiranya demi TUHAN, bahwa karena aku telah berlaku ramah terhadapmu, kamu juga akan berlaku ramah terhadap kaum keluargaku; dan berikanlah kepadaku suatu tanda yang dapat dipercaya, bahwa kamu akan membiarkan hidup ayah dan ibuku, saudara-saudaraku yang laki-laki dan yang perempuan dan semua orang-orang mereka dan bahwa kamu akan menyelamatkan nyawa kami dari maut.” Ayat 12-13. Mungkin tindakannya terlihat manipulatif dengan bagaimana ia menolong para mata-mata itu untuk menyelamatkan dirinya dan keluarganya. Tetapi Rahap mengenali ada rencana Ilahi melalui hal itu. Dari kehidupan Rahap kita bisa belajar melihat setiap kesempatan untuk berbuat baik adalah kesempatan untuk menyelamatkan diri kita sendiri dan bahkan keluarga kita. Jadi jangan lewatkan setiap kesempatan berbuat baik yang menghampiri Anda. Debora, Putri Ksatria Hakim-hakim 4 & 5 Saat itu, Debora menjadi hakim atas Israel dengan duduk di bawah pohon Palem. Seorang wanita yang memerintah Israel. Setelah 20 tahun di tindas, dia memanggil jendral militer Balak untuk membawa prajurit dan menyerang Sisera di Gunung Tabor. Tapi Barak menjawab, “Jika engkau turut maju akupun maju.” Debora setuju, tapi ia memberi tahu Balak bahwa dia tidak akan mendapatkan kemuliaan atas perang itu jika dirinya ikut pergi. “Sebab TUHAN akan menyerahkan Sisera ke dalam tangan seorang perempuan,” nubuatan ini selain bicara tentang kemenangan yang akan dia menangkan juga menyatakan secara langsung bahwa Sisera akan mati ditangan seorang perempuan. Debora mengajarkan bagaimana seorang wanita harus bertindak bijaksana sekalipun ia menjadi seorang pemimpin. Debora dengan rendah hati mendelegasikan tugas, namun ia juga berani mengambil tanggung jawab ketika orang yang dipimpinnya tidak mampu. Dia juga wanita berani, dan tegas dalam kepemimpinannya. Yael, Wanita Biasa Berhati Singa Hakim-hakim 417-24; 56,24 Ketika pasukan Sisera terdesak, dengan terhuyung-huyung dia bersembunyi di perkemahan Yael, isteri Heber, orang Keni. Sisera tidak menduga sama sekali bahwa wanita itu loyal terhadap Israel. Yael menerima Sisera di kemahnya, memberi susu saat ia meminta air, dan menghibur dia hingga tidur. Kemudian Yael yang bertubuh kecil itu membunuh Sisera dalam tidurnya dan memenuhi nubuatan Debora. Cerita Yael membuat kita tahu bahwa kadang-kadang seorang perempuan harus membunuh raksasa dalam hidupnya, dengan apa yang ada padanya. Tangan Yael mungkin penuh darah karena hal itu, tapi atas tindakannya yang berani itu Israel mengalami keamanan selama 40 tahun kemudian. Bersambung bagian 2 klik disini.. Baca juga Kekuatan Seorang Wanita Terletak Pada Firman Tuhan Sumber Claudia Mair Burney, penulis novel. Halaman 1
Kita dapat belajar dan bertumbuh dari tokoh-tokoh yang tercatat di dalam Alkitab. Setiap tanggal 8 Maret, kita merayakan Woman’s Day atau Hari Perempuan Sedunia. Pada kesempatan ini, kita akan belajar dari tokoh-tokoh wanita dalam Alkitab. Namun, bukan berarti artikel ini hanya cocok dibaca oleh wanita saja. Bagi Anda yang ingin terus bertumbuh lewat firman Tuhan, ada banyak hal yang bisa dipetik lewat keteladanan mereka. Tiga wanita ini dapat menjadi panutan kita dalam iman dan tindakan. Tentunya, para perempuan lain yang tercatat dalam Alkitab juga tidak kalah hebat, tapi saat ini kita akan fokus pada ketiga tokoh berikutMaria – Tetap Memprioritaskan Tuhan dalam HidupnyaPerempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya, sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata “Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku.” Tetapi Tuhan menjawabnya “Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.”– Lukas 1039-42Sebagai wanita, kita punya segudang aktivitas yang seakan tak ada habisnya. Tak jarang, seperti halnya Marta, kita tenggelam dalam kesibukan, entah itu pekerjaan kantor, pekerjaan rumah, bisnis pribadi, tugas kuliah, kegiatan pelayanan, dan lain-lain. Sebisa mungkin, kita ingin segala sesuatunya terlihat sempurna, rapi, dan indah dipandang. Jika Anda seorang ibu rumah tangga yang sudah mempunyai anak, hari-hari Anda pasti jauh lebih sibuk daripada ketika masih single. Kegiatan mengurus rumah tangga, anak, suami, masak, dan bersih-bersih, bisa menjadi prioritas dalam hidup. Anda berjuang memberikan yang terbaik bagi keluarga dan ingin segala sesuatunya berjalan sesuai harapan. Akibatnya, Anda melupakan hal terpenting, yaitu memberikan waktu dan perhatian kita untuk firman Tuhan. Padahal, Tuhan hanya ingin kita duduk diam, mendengarkan Dia bicara lewat firman-Nya. Bahkan, Yesus mengatakan bahwa Maria telah memilih yang hal yang terpenting, yang tidak akan dapat diambil darinya, yaitu kebenaran firman ini, lebih mirip siapakah Anda Maria atau Marta? Para wanita bukannya tidak boleh bekerja atau melakukan banyak aktivitas. Namun, apakah kita masih ingat prioritas terpenting kita, yaitu meluangkan waktu untuk Tuhan? Atau, kita biarkan hal-hal lain menyita hidup kita, sampai-sampai tidak punya waktu lagi untuk merenungkan firman? Mari, kita menaruh prioritas yang benar sesuai dengan kehendak – BijaksanaAbigail adalah istri Nabal, seorang pengusaha kaya yang tidak bijaksana. Untuk memahami latar belakang poin ini, ada baiknya Anda terlebih dahulu membaca kisah Daud, Abigail, dan Nabal dalam 1 Samuel Daud meminta Nabal untuk memberikan makanan dan minuman untuk orang-orangnya 1 Samuel 253-8, Nabal menolak, bahkan memaki-maki utusan Daud dengan kasar 1 Samuel 2510-11. Padahal, para pengikut Daud sudah begitu baik kepada hamba-hamba Nabal 1 Samuel 25 14-16. Sikap sombong Nabal membuat Daud murka, sehingga ia dan empat ratus pengikutnya berangkat untuk membunuh Nabal dan semua laki-laki yang tinggal di rumahnya. Ketika konflik Daud dan Nabal ini diketahui Abigail, ia langsung bertindak dengan cepat dan berani untuk meredakan situasi. Lalu segeralah Abigail mengambil dua ratus roti, dua buyung anggur, lima domba yang telah diolah, lima sukat bertih gandum, seratus buah kue kismis dan dua ratus kue ara, dimuatnyalah semuanya ke atas keledai, lalu berkata kepada bujang-bujangnya “Berjalanlah mendahului aku; aku segera menyusul kamu.” Tetapi Nabal, suaminya, tidaklah diberitahunya. – 1 Samuel 2518-19 Abigail tidak berlama-lama, tetapi segera mengambil tindakan. Dengan hikmatnya, ia melakukan apa yang harus ia lakukan mengatur strategi dan membawakan apa yang Daud butuhkan. Langkah yang diambil Abigail berhasil menyelamatkan hidupnya dan hidup para hamba Nabal dari murka menemui Daud, Abigail juga menunjukkan sikap hormat dan rendah hati. Ia menyampaikan maksudnya dengan kata-kata yang dipilih secara cermat. Ini menunjukkan bahwa Abigail adalah pribadi yang dewasa dan bijak. Jika Anda yang berada di posisi Abigail, apa yang akan Anda lakukan? Diam dalam ketakutan? Panik? Atau, akankah Anda mengambil langkah dengan berani, sekalipun tahu risikonya, dan mengupayakan solusi yang terbaik bagi semua pihak?Ada masa-masa di mana kita perlu mengambil keputusan atau tindakan sulit yang membutuhkan hikmat serta kecepatan berpikir. Saat ini terjadi, kita perlu meneladani sikap Abigail. Jika Anda membutuhkan hikmat lebih, mintalah kepada Tuhan, yang akan memberikannya dengan berlimpah-limpah kepada Anda. Rut – Terus Berjuang & Pantang Menyerah Maka Rut, perempuan Moab itu, berkata kepada Naomi “Biarkanlah aku pergi ke ladang memungut bulir-bulir jelai di belakang orang yang murah hati kepadaku.” Dan sahut Naomi kepadanya “Pergilah, anakku.” – Rut 22Setelah suami dan kedua putranya meninggal di Moab, Naomi memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya di Betlehem. Rut, salah seorang menantunya, memilih untuk ikut bersamanya. Bayangkan Anda menjadi Rut. Anda baru kehilangan suami dan harus pindah ke sebuah kota berbudaya asing, bersama dengan mertua yang sudah tua dan sama berdukanya dengan Anda. Apakah Anda akan meratapi nasib? Atau, Anda memilih bangkit dan memulai hidup baru, entah bagaimana caranya? Alih-alih terlarut dalam kesedihan, Rut mengambil inisiatif untuk mandiri dan berdikari. Setibanya di Bethlehem, ia langsung bekerja memunguti jelai. Ini bukanlah jenis pekerjaan terhormat; Rut butuh belas kasihan para penyabit gandum yang membiarkannya mengambil jelai-jelai yang jatuh di belakang mereka. Namun, ia mau melakukannya karena ia bertanggung jawab atas hidupnya dan hidup mertuanya. Rut punya prinsip bahwa life must goes banyak alasan bagi Rut untuk menjadi pahit dan merana akibat tragedi yang menimpa keluarga besarnya. Namun, ia memilih terus maju, ketimbang menangisi hal-hal yang tidak mungkin kembali lagi. Saat hidup kita dilanda pergumulan dan masalah, kita punya dua pilihan terpuruk atau berjuang. Kita dapat saja terbawa perasaan, terus-terusan murung, mengasihani diri, menyesali hidup, bahkan mengalami kepahitan terhadap Tuhan. Namun, kita juga bisa seperti Rut, yang tidak memandang dirinya sebagai orang paling malang sedunia, tetapi memilih untuk bangkit dan berjuang. Tak heran, pada akhirnya Rut menikah dengan Boas si pemilik ladang gandum dan menjadi nenek moyang Daud dan Yesus. Percayalah, ketika Anda berjuang, Tuhan akan melihat setiap jerih payah wanita hebat ini mengajarkan nilai-nilai yang abadi pada kita, para wanita modern. Maria memprioritaskan waktu dan perhatian untuk mendengarkan firman Tuhan. Abigail berhikmat, bertindak cepat, dan berani. Rut adalah sosok yang kuat, tekun, dan pantang menyerah. Semoga teladan ini menginspirasi kita untuk menjadi lebih baik lagi. Amin!–Related ArticlesWanita yang Cantik di Mata TuhanPerkataan yang Baik, Ciri Wanita MenarikRahasia Hidup Penuh di Dalam Tuhan bagi Wanita LajangMakeup Terbaik Seorang WanitaBangga Menjadi Wanita–Gereja GKDI terdapat di 37 kota di Indonesia. Jika Anda ingin mengikuti belajar Alkitab secara personal Personal Bible Sharing, silahkan lihat lebih lanjut dalam video berikut Dan, temukan lebih banyak content menarik & menginspirasi melalui sosial media kami Website Facebook Instagram Blog Youtube TikTok Visited 1,401 times, 67 visits todayLast modified Mar 28