11The Expected One Karya Kathleen Mcgowan The Expected One -- Kathleen Mcgowan Novel The Expected One Kathleen Mcgowan Aku tak ingin menjelaskan apa pun pada Roland sebelum aku memikirkan Kesadarandiri rendah menghasilkan banyak dampak negatif dalam kehidupan seseorang. Terkadang orang cenderung meremehkan dampak ini, karena mengira yang terkena hanya orang lain, bukan diri sendiri. Alkitab mengemukakan sejumlah fakta penting akibat minimnya kesadaran diri, yaitu: 1. Kerusakan hubungan. NicholasSean ungkap sosok istri Ahok, Nastiti Puput di rumah, sebut wanita yang sopan hingga bisa buat sang ayah bahagia Selasa, 2 Agustus 2022 07:43 WIB Penulis: Siti Nurjannah Wulandari Peristiwakebangkitan Tabita ini tersiar ke seluruh Yope, akibatnya banyak orang menjadi percaya kepada Tuhan Yesus (Kisah Para Rasul 9). Tabita adalah seorang gadis muda yang rajin berbuat baik sehingga kematiannya menjadi kehilangan besar bagi banyak orang. Itulah 10 tokoh Alkitab perempuan yang menginspirasi. Didunia ini, memanglah tidak ada sosok pria atau suami yang sempurna. Pastinya akan ada kekurangan yang dimiliki oleh setiap pria. So, belajarlah untuk tidak hanya mencintai kelebihan seorang pria, tetapi kekurangannya pun harus kamu cintai. Baca Juga: Jago Akting, 5 Karakter dalam Film Ini Sukses Diperankan Rani Mukerji SelainConan dan L, ada lagi karakter anime lainnya yang mampu menyamai kecerdasan dua karakter tersebut. Nah, coba deh simak informasi di bawah ini. 1. Osamu Dazai – Bungou Stray Dogs. Ilustrasi Osamu Dazai – Bungo Stray Dogs [sumber: imdb] Di semesta Bungou stray Dogs, ada seorang detektif yang dapat membatalkan kekuatan supranatural Mendidikanak hal yang benar adalah tugas orang tua. Bahkan dikatakan dalam Amsal 22:15, bahwa didikan orang tua mengusir kebodohan pada hati orang muda. 1 Timotius 5:8 "Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman." Amsal 22:15 Dalamcatatan Alkitab, peran wanita banyak dikaitkan dengan usaha penyelematan, contohnya dari suatu malapetaka, penyakit, kelaparan, kematian, rasa malu, dosa, dlsb. Wanita adalah PENYELAMAT. Marilah kita lihat berbagai contoh tokoh wanita didalam Alkitab : 1. RUT. Menjadi penyelamat keturunan . Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda Addun ya Mata’un Wa Khoiru Mata’iha Al-Mar’atus Sholihah; yang artinya Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholihah. HR Muslim. Pada edisi kali ini akan mencoba membantu anda mengingat kembali sejarah dan menguak kisah tentang beberapa wanita sholihah di zaman Rasulullah SAW yang sangat luar biasa. Kira-kira siapa ya?. Setidaknya ada 5 wanita hebat dalam sejarah Islam. Didalam risalah perjuangan Rasulullah ada 5 wanita hebat dalam sejarah Islam yang mana menjadi panutan untuk kaum wanita muslimah di seluruh dunia. Wanita tersebut adalah wanita yang mulia juga wanita penghulu segala wanita di dunia dimana syurga selalau merindukan sosok 5 wanita hebat dalam sejarah Islam tersebut. Mereka adalah 1. Siti Aisyah Nama lengkapnya Siti Aisyah binti Muzahim; adalah wanita yang beriman kepada Allah SWT, Beliau adalah istri Raja Fir’aun. Fir’aun yang kala itu tidak beriman kepada Allah menjadi seorang Raja penguasa yang sangat dzolim dan kejam. Dengan kekuasaannya itu ia lantas sombong dan angkuh, kufur dan mendustakan Allah. Meskipun Aisyah hidup dalam kekafiran Fir’aun, Beliau tetap istiqomah dan teguh beriman kepada Allah meskipun pada akhirnya beliau disiksa oleh seuaminya sendiri karena keimanannya kepada Allah. Begitu beratnya ujian yang Aisyah hadapi itu tidak membuat imannya goyah, beliau tetap teguh mempertahankan keimanannya dan dengan penyiksaan yang dihadapinya justru semakin menguatkan imannya sampai akhirnya beliau wafat dengan cara disiksa dimasukkan ke dalam wajan besar yang mendidih. Disetiap penyiksaannya beliau selalu berdo’a kepada Allah untuk membangunkan sebuah rumah di syurga dan Allah pun mengabulkan do’anya, yang mana do’a tersbut Allah abadikan dalam ayat suci Al-Qur’an Surat A-Tahrim ayat 11 Wa dzorobaAllahu matsalan lilladziina amanu-mroata fir’auna idz qoolat rabbibni lii indaka baitan fii-alJannati wa najjini min fir’auna wa amalihi wa najjini minal qoumi dholimin. Dan Allah membuat perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, istri Fir’aun, ketia ia berkata, “Ya Tuhanku bangunkanlah untuk-ku sebuah rumah di sisi-Mu dalam syurga dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zholim. 2. Siti Maryam Maryam binti Imran atau Siti Maryam merupakan anak tunggal dari keluarga Imran dan Ibundanya Bernama Hana. Maryam masih keponakannya Nabi Zakariya alaihissalam dan merupakan ibunda dari Nabi Isa alaihissalam. Ayahanda Maryam Imran wafat ketika beliau masih dalam kandungan, dan setelah beliau dilahirkan, ibundanya menyerahkan kepada pengurus rumah suci baitul maqdis untuk hidup mengabdi sepenuhnya kepada Allah menjadi pelayan/penjaga baitul maqdis, dan pamannya lahNabi Zakariya yang mengasuh mengurus segala kebutuhan Maryam. Maryam adalah wanita suci yang tinggi derajat ketaqwaannya kepada Allah, beliau mampu menjaga kesucian dan kehormatan diri dalam mengabdikan dirinya kepada Allah, hari-harinya dihabiskan untuk berdzikir beribadah kepada Allah, hingga sampai suatu ketika beliau dewasa beliau mendapatkan amanah, yang mana beliau akan mengandung seorang bayi putra yaitu Nabi Isa. Sebagaimana firman Allah dalam alqur’an bahwa malaikat jibril datang menemuai Maryam dan menyampaikan kabar yang menggembirakan dengan kelahiran seorang putra. Kemudian Allah meniupkan ruh kedalam rahim Maryam melalui Jibril. Maka disitulah bermula keimanan dan ketaqwaan Maryam diuji dengan berbagai fitnah dan hujatan, dimana masyarakat memandang negatif menuduh Maryam sebagai seorang wanita pezina. Namun keimanannya kepada Allah tetap kuat dan teguh. Dialah Maryam wanita hebat yang suci dan namanya diabadikan oleh Allah dalam satu surat khusus di dalam alqur’anul karim.yaitu surat Maryam. Waidz qoolatil malaaikatu yaa Maryamu innaAllaha-shthofaki wa thoharoki wa-sthofaki ala nisaa’il alamin. Dan ingatlah ketika para Malaikat berkata”Wahai Maryam! Sesungguhnya Allah telah memilihmu, mensucikanmu, dan melebihkanmu, di atas segala perempuan diseluruh alam pada masa itu. Al-Imram 42 3. Siti Khodijah Sayyidina Khodijah adalah istri Rasulullah saw yang pertama dan merupakan istri satu-satunya yang bisa mendapatkan keturunan. Siti Khodijah hidup dan besar di lingkungan suku quraisy, beliau dikenal dengan julukan wanita suci karena keutamaan akhlak dan sifat terpujinya. Beliau adalah seorang istri yang penuh cinta kasih sayang dan kelembutan. Beliau adalah orang yang perama beriman kepada risalah Rasulullah saw dan menyatakan kesediaannya menjadi pembela setia Nabi. Tatkala rasulullah mendapatkan wahyu pertama dari Allah swt melalui malaikat Jibril di dalam gua Hiro’, beliau pulang menemui Khodijah dengan penuh ketakutan dan keringat dingin yang bercucuran serta badan gemetar dengan hebat, beliau meminta Khodijah untuk menyelimutinya. Maka Khodijah melakukannya dengan penuh kasih sayang dan kelembutan sehingga mampu menenangkan Rasulullah hingga tertidur. Bersama Rasulullah, Khodijah turut menanggung kesulitan dan kesediah atas perilaku orang2 Quraisy, akan tetapi beliau senantiasa menampakkan wajah keceriaan sehingga manambah kesabaran dan semangat Rasulullah dalam berjuang menyebarkan Agama Islam. Khodijah pun merelakan seluruh harta bendanya untuk berjihad di jalan Allah. Kebijakan, kelembutan dan kebaikan Khodijah senantiasa selalu dalam ingatan Rasulullah bahkan setelah Khodijah wafat Rasulullah pun selalu menyebutnya dalam setiap kesempatan dengan memuji2 kebaikannya. Dalam sebuah kisah, diceritakan bahwa Aisyah istri Rasulullah sangat cemburu tatkala Rasulullah menyebut-nyebut nama Khodijah. Aisyah berkata “Engkau selalu menyebut/mengingat terus wanita tua itu, padahal Allah telah menggantinya dengan seorang istri yang muda yang lebih baik darinya”. Seketika itu Rasulullah marah, kemudian berkata “Demi Allah tidak ada yang dapat menggantikannya, dialah orang yang pertama kali mengimaniku tatkala yang lain mengingkariku, dialah yang membenarkannku tatkala yang lain mendustakankau, dia memberikan seluruh hartanya kepadaku tatkala yang lain menahan pemberiannya, dan dari dialah aku mendapatkan keturunan. Dialah Khodijah binti Khuwailid yang Allah pernah menyampaikan penghormatan salam kepadanya dan Allah membangunkan untuknya sebuah rumah indah di Syurga. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah Hadits Jibril datang kepada Nabi saw dan berkata Wahai Rasulullah, ini Khodijah datang kepada engkau dengan membawa bejana berisi lau pauk atau makanan dan minuman. Apabila ia datang kepadamua, sampaikanlah salam kepadanya dari Allah Yang Maha Mulai lagi Maha Agung dan juga dariku dan kabarkanlah berita gembira kepadanya mengenai sebuah rumah di syurga yang terbuat dari mutiara di dalamnya tidak ada keributan dan kesusahan. HR Muslim dari Abu Hurairah 4. Siti Fatimah Siapakah Fatimah? Tidak ada seorang pun kaum muslimin yang tak mengenal sosok Fatimah az-Zahra atau Siti Fatimah,Nama lengkapnya adalah Fatimah Binti Muhammad. Ia dilahirkan delapan tahun sebelum Hijrah di Mekkah. Ibunya adalah Khodijah Binti Khuailid istri pertama Rasulullah saw, sosok perempuan istimewa yang banyak berkorban harta benda untuk penyebaran Risalah Islam. Selain sebagai putri kesayangan Rasulullah beliau merupakan istri Khalifah keempat, Ali Bin Abi Tholib. Kepribadiannya selalu bersinggungan dengan orang-orang terbaik di zamannya, hingga tak heran bila kemudian kehidupan rumah tangganya menjadi panutan bagi banyak kalangan, lebih khusus bagi kaum hawa. Fatimah mempunyai kepribadian yang sangat mulia. Wujudnya dipenuhi cinta dan keimanan. Betapa sangat mulia akhlaqnya sehingga Rasulullah sangat menghormati beliau. Suatu ketika Rasulullah pulang dengan luka dan kepala Rasulullah dilumuri kotoran unta oleh kaum Quraisy, Fatimah dengan hati-hati dan penuh cinta mengobati luka dan membersihkannya. Fatimah sangat mencintai ayahnya dan oleh karena itu Rasulullah memanggilnya dengan julukan Ummu Abiha ibu bagi Bapaknya. Dalam sebuah hadits Rasulullah bersabda Putriku yang mulia, Fatimah adalah pemimpin perempuan dunia di seluruh zaman dan generasi ia adalah bidadari berwajah manusia, setiap kali ia beribadah di mihrab dihadapan Tuhannya, cahaya wujudnya menyinari malaikat layaknya bintang yang bersinar menerangi bumi. 5. Ummu Anas Pada zaman Rasulullah Muhammad SAW ada seorang wanita luar biasa yang bernama Ummu Anas; ialah isteri abu anas dan beliau ibu dari Imran bin Abu Anas. Ummu Anas wanita yang sangat rajin beribadah kepada Allah SWT dan juga seorang wanita yang berani bertanya. Ummu Anas sosok seorang wanita bermental baja beliau sangatlah lugas dan nerani bertanya tentang hal-hal untuk menambah ilmu dan untuk amal ibadah. Beliau tidak pernah malu untuk bertanya terutama jika hal tersebut tentang ilmu pengetahuan. Ada sebuah Hadis yang diriwayatkan oleh Thabrani daripada Muhammad Ismail al-Anshari daripada Musa bin Imran bin Abi Anas daripada neneknya Ummu Anas bahwa Ummu Anas berkata “Aku pernah datang menemui Rasullulah saw dan berkata ”Allah menjadikan Engkau wahai Muhammad berada pada darjat tertinggi di syurga. Bagaimanakah caranya agar aku dapat bersamamu?” Kemudian Rasullulah saw bersabda “Dirikan sholat karena ia adalah sebaik-baik hijrah dan perbanyakkan dzikir kepada Allah swt karena itu adalah amalan yang sangat dicintaiNya. “ Dan dalam riwayat lain Thabrani meriwayatkan daripada Ishaq bin Ibrahim bin Basthas, daripada Muraba, daripada Ummu Anas bahwa Ummu Anas berkata kepada Rasullulah saw “Wahai Rasullulah , berilah aku nasihat?” Rasullulah saw bersabda “Tinggalkanlah maksiat karena ia adalah sebaik-baik hijrah.” Nah dari hadits-hadits tersebut kita bisa lihat, betapa Ummu Anas sangatlah vocal, pemberani dan tidak malu untuk bertanya kepada rasulullah SAW terutama mengenai masalah2 kehidupan untuk kebaikan. Hikmah yang dapat kita petik dari kisah Ummu Anas ini adalah janganlah pernah malu untuk bertanya pada guru, kakak, orang tua jika hal tersebut untuk sebuah kebaikan terutama dalam menambah ilmu pengetahuan. Sumber Refferensi Mushaf AL KAMIL, Al-Qur’an dan Terjemahnya, CV Darus Sunnah, Jakarta Timur, cetakan ke 2, Tahun 2013 Tabloid ANGGUN, Edisi 15/II/Agustus 2006 Wisnu Prianggani Contributor Jika kita membaca Alkitab dan memperhatikan sejarah Kekristenan, kita bisa menyadari bahwa kekuasaan lebih sering dikaitkan dengan keberadaan laki-laki dan jarang sekali wanita di sorot kepemimpinannya. Bahkan pada zaman sekarang sekalipun wanita hanya memainkan peran lebih banyak dalam keluarga mereka dan jarang sekali berada di dalam sebuah posisi kepemimpinan. Namun, perlu diketahui juga bahwa ada beberapa wanita yang berhasil mengubah paradigma tersebut. Ada beberapa wanita di dalam sejarah Kekristenan yang berhasil melampaui semua harapan sosial pada masa Alkitab. Meskipun laki-laki lebh banyak mendominasi, wanita di dalam sejarah kekristenan sebenarnya memiliki dampak dan pengaruh di bidang mereka sendiri. Keberhasilan mereka dalam mengatasi budaya yang mengabaikan seksualitas membuat keberhasilan lima wanita ini cukup penting untuk dicatat dalam sejarah Kekristenan. 1. Miriam, Nabi Perempuan Pertama Dalam Sejarah Kekristenan Miriam adalah wanita pertama dalam sejarah Kekristenan yang menjadi nabi. Ia diakui baik dalam Talmud, sumber hukum Yahudi, maupun dalam Torah, yang terdiri dari lima kitab pertama dalam Perjanjian Lama. Baca Juga Jadi Teladan Bagi Ibu-ibu, Inilah 9 Sosok Ibu yang Luar Biasa di Alkitab Part 1 2. Deborah, Nabi Perempuan dan Satu-satunya Hakim Perempuan Dalam Sejarah Kekristenan Dari semua wanita dalam Alkitab, Deborah menjadi pemimpin militer yang luar biasa. Ia takut akan Tuhan dan memimpin orang Israel meraih kemenangan serta keluar dari perbudakan. Ia adalah nabi perempuan dan hakim keempat Israel sebelum masa raja-raja. Satu-satunya orang yang disebut sebagai nabi dan hakim dalam Alkitab adalah Samuel. Hal tersebut menempatkan Deborah di antara tokoh-tokoh besar yang disebutkan dalam Alkitab. 3. Ratu Ester, Pembebas Israel Sebagai contoh kecantikan, kerendahan hati, kecerdasan, dan keberanian, Ester digambarkan sebagai ratu Yahudi pada masa raja Persia Ahasyweros. Ia menggunakan posisinya yang kuat untuk melakukan kebaikan. Ketika umatnya hampir dibinasakan, Ester dengan rela berkorban nyawa untuk menyelamatkan mereka. Baca Juga Jadi Teladan Bagi Ibu-ibu, Inilah 9 Sosok Ibu yang Luar Biasa di Alkitab Part 2 4. Lydia, Pengusaha Sukses Di dalam kekaisaran Romawi yang didominasi oleh laki-laki, Lydia memiliki bisnis sukses menjual kain ungu. Kain ungu dikaitkan dengan kemakmuran, kerajaan, dan kewenangan. Ia adalah orang yang pertama kali mencatatkan dirinya sebagai penganut Kekristenan di Eropa. Alkitab mencatat bahwa Lydia memimpin seluruh rumah tangganya menjadi penganut Kekristenan. Ia menjadi tuan rumah bagi Paulus dan kelompoknya di rumahnya, yang memudahkan penyebaran injil. 5. Priskila, Guru dan Penginjil Priskila bersama dengan suaminya Aquila, disebutkan enam kali dalam Perjanjian Baru, dan dalam setiap referensi, ia ditulis sebelum suaminya. Ini mengimplikasikan bahwa dia lebih menonjol daripada suaminya dalam pelayanan yang mereka bagikan. Priskila adalah seorang guru dan penginjil yang bekerja dekat dengan rasul Paulus. Bersama-sama, mereka mengajarkan dan membimbing Apolos, seorang pengkhotbah yang menjadi tokoh penting dalam gereja awal. Dalam sejarah Kekristenan, kekuasaan selalu dikaitkan dengan kaum laki-laki. Namun, beberapa wanita berhasil mematahkan paradigma ini. Meskipun hidup dalam masyarakat patriarki yang mengabaikan peran dan potensi wanita, kelima tokoh wanita yang disebutkan di atas berhasil mencapai prestasi luar biasa yang dicatat dalam Kitab Suci. Baca Juga 3 Tokoh Alkitab yang Mengalami Kehidupan yang Buruk Diubah Tuhan Menjadi Baik Kisah-kisah mereka menunjukkan bahwa wanita memiliki potensi dan kemampuan yang sama seperti laki-laki dalam melayani Tuhan dan memimpin gereja. Mereka menantang batasan-batasan gender yang telah dibuat oleh masyarakat, dan mengilhami wanita-wanita lainnya untuk melangkah maju dan mengembangkan potensi mereka. Kita semua, baik laki-laki maupun perempuan, dapat belajar dari keteguhan hati dan keberanian mereka. Kita perlu mengakui peran dan kontribusi penting yang telah dilakukan oleh wanita dalam sejarah gereja, dan terus mendorong dan mendukung perempuan-perempuan yang ingin melayani Tuhan dengan cara yang sama seperti yang telah dilakukan oleh kelima tokoh wanita tersebut. Halaman 1 Claudia Jessica Official Writer Di zaman sekarang, banyak orang semakin melek’ soal pentingnya ilmu parenting untuk mengasuh, mendidik, dan membesarkan anak. Mereka berharap metode pengasuhan ini dapat membentuk kepribadian anak dengan baik. Kendati demikian, ada hal lain yang tidak kalah pentingnya dengan ilmu parenting, yaitu iman seorang ibu untuk diwariskan kepada anak-anaknya. Sebagai orang percaya, hidup kita berpusat pada Kristus dan firman Tuhan adalah fondasi kita. Kualitas sebuah fondasi akan menentukan batasan seberapa kokoh atau seberapa tinggi seseorang dapat berdiri. Seperti 10 sosok ibu luar biasa ini, mereka menaati panggilan Tuhan, dan melayani dengan banyak pengorbanan. Mereka membangun iman dalam kehidupan keluarga mereka. Siapa saja 10 sosok ibu luar biasa ini dan apa saja yang dapat kita pelajari dari mereka? 1. Sarai Menunggu dengan setia Sarai dan Abraham sudah sangat tua dan mereka masih belum memiliki anak. Padahal dalam Kejadian 155 menceritakan bahwa Allah menjanjikan banyaknya keturunan kepada Abraham dan Sarai seperti bintang di langit yang tak terhitung jumlahnya. Namun Abraham dan Sarai tetap tidak memiliki anak selama bertahun-tahun. Abraham dan Sarai menunggu selama 15 tahun sebelum Allah memperbarui janji-Nya, dan mereka masih menunggu lagi selama 10 tahun sebelum janji itu digenapi dan Sarai melahirkan seorang putra, Ishak. Sarai mungkin tidak akan memenangkan penghargaan dalam hal menunggu, dia bahkan menertawakan saat Allah berjanji akan memberikan anak pada keduanya. Tapi janji Allah tidak bergantung pada iman Sarai, Allah memenuhi janji-Nya sesuai dengan rencana-Nya. Bisakah Anda menunggu selama itu untuk sebuah berkat? Sarai mungkin menertawakan janji Allah itu, tetapi dia mencoba mempercayai-Nya hingga membuahkan hasil. Kemudian dia tertawa kegirangan atas apa yang dilakukan Allah. 2. Hagar Bertahan dalam kesesakan Hagar adalah budak Mesir sekaligus pelayan Sarai, istri Abraham. Dia tidak banyak bicara ketika Sarai memberikannya kepada Abraham. Kendati statusnya berubah menjadi istri Abraham, Hagar tetaplah menjadi nomor dua setelah Sarai. Setelah Hagar hamil, ia memandang rendah Sarai dan terjadi keretakan dalam hubungan Sarai dan Hagar. Sarai mulai menindasnya hingga Hagar melarikan diri ke kampung halamannya. Namun di tengah perjalanan, Malaikat Tuhan menghampiri Hagar dan menyuruhnya kembali serta menjanjikan banyak keturunan melalui putranya, Ismael. Kejadian 21 memberitahu kita Hagar dan Ismael dikirim ke padang gurun dan Hagar yakin bahwa keduanya akan mati. Tetapi Tuhan menunjukkan sebuah sumur, dan berkata “Bangunlah, angkatlah anak itu, dan bimbinglah dia, sebab Aku akan membuat dia menjadi bangsa yang besar.” Kej. 21 18 Hagar mengira kesengsaraannya akan berakhir, tetapi Tuhan kembali memanggilnya ke sana. Dia patuh dan Tuhan memberkati Hagar dan putranya seperti yang Dia janjikan. 3. Ribka Kepercayaan Ribka adalah seorang yang sangat beriman. Dia menaati Tuhan ketika hamba Ishak memberitahunya ada pria yang ingin menikahinya. Kejadian 25 memberitahu kita ketika Ribka hamil, Tuhan mengatakan, “Dua bangsa ada dalam kandunganmu, dan dua suku bangsa akan berpencar dari dalam rahimmu; suku bangsa yang satu akan lebih kuat dari yang lain, dan anak yang tua akan menjadi hamba kepada anak yang muda.” Pada masa itu, biasanya yang tua tidak akan pernah melayani yang lebih muda, dan putra sulung akan mewarisi segala yang terbaik. Ketika Ishak semakin tua, ia meminta Esau, anak sulungnya untuk berburu dan menyiapkan makanan untuk nya agar dia bisa memberkatinya. Tetapi Ribka mendengarnya dan mengatakan kepada Yakub untuk menyiapkan makanan untuk Ishak terlebih dahulu. Yakub ragu untuk menipu ayahnya, tetapi Ribka mengatakan dalam Kejadian 27, “Akulah yang menanggung kutuk itu, anakku; dengarkan saja perkataanku, pergilah ambil kambing-kambing itu.” Pada saat itu Ribka mengingat dan menanggapi dengan serius tentang apa yang dikatakan Tuhan pada masa kehamilannya. Ribka mempertaruhkan penipuan untuk mengikuti janji Tuhan karena dia percaya apa yang Tuhan katakan pada masa kehamilannya. Perlu dicatat bahwa TUHAN TIDAK MEMANGGIL RIBKA UNTUK MENIPU, tetapi Tuhan berdaulat atas pilihan baik atau buruk yang mungkin kita perbuat. BACA HALAMAN SELANJUTNYA ->4. Yokhebed Penuh dengan rencana Pada masa Yokhebed melahirkan Musa, semua bayi laki-laki diperintahkan untuk dibunuh karena pemerintah pada masa itu khawatir keturunan Ibrani jadi lebih banyak dibanding keturunan Mesir. Jadi Yokhebed menyembunyikan Musa selama 3 bulan. Keluaran 2 memberi tahu bahwa Yokhebed tidak bisa menyembunyikannya lagi sehingga Yokhebed melapisi keranjang papirus, meletakkan bayi Musa di dalamnya, lalu dia meletakkannya di alang-alang di sepanjang tepi Sungai Nil. Miryam, putri Yokhebed melihat apa yang terjadi dengan bayi itu. Putri Firaun yang sedang mandi melihat keranjang itu dan meminta pelayannya untuk mengambil keranjang tersebut. Dia menemukan seorang bayi laki-laki Ibrani yang menangis dan merasa kasihan kepadanya. Kemudian Miryam bertanya kepada putri Firaun, apakah dia ingin seorang wanita Ibrani menyusui bayi tersebut, dan dia setuju. Miryam dan Yokhebed mendatangi putri Firaun untuk menyusui bayinya sendiri. Putri Firaun membayar Yokhebed untuk merawat dan membesarkan bayi itu sampai cukup besar untuk tinggal bersamanya. Kemudian dia mengadopsi putra Yokhebed dan menamainya Musa. Yokhebed mencari cara untuk menyelamatkan anaknya, dan Tuhan memberkatinya. Tidak hanya menyelamatkan anaknya dari kematian, Yokhebed juga bisa merawat dan membesarkannya hingga cukup umur untuk tinggal bersama putri Firaun. Putranya, Musa, melanjutkan untuk membebaskan orang-orang Ibrani dari Mesir, dia memimpin mereka di padang pasir menuju Tanah Perjanjian sesuai dengan rencana Tuhan. Itulah 5 dari 9 tokoh wanita sekaligus ibu yang luar biasa di Alkitab. Menjadi seorang ibu bukanlah hal yang mudah. Kita perlu mempersiapkan diri dari berbagai aspek, mulai dari mental, pengetahuan, hingga iman. Semoga kisah ibu-ibu yang luar biasa dari Alkitab ini dapat menginspirasi Anda menjadi seorang ibu yang hebat bagi anak-anak Anda. Kita akan membahas 4 tokoh lainnya di bagian ke-2 ya! Baca part 2 DI SINI! Apakah artikel ini memberkati Anda? Mari dukung kami untuk terus memberkati lebih banyak orang melalui konten-konten terbaik di website ini dengan menjadi Mitra CBN! Daftarkan diri Anda lewat link di bawah ini DAFTAR MITRA CBN Sumber Halaman Tampilkan per Halaman - Rochmad Bagus Apriyatna 41 ditangkap polisi karena membunuh Angeline Nathania 22, mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Surabaya, Jawa Timur Jatim. Usai membunuh korban, Rochmad memasukkan jenazah Angeline dalam koper, lalu membuangnya di jurang di kawasan Pacet, Kabupaten Mojokerto, pengakuannya, ia merenggut nyawa Angeline karena emosi. "Karena memang emosi sesaat, jadi ada kata-kata yang kurang berkenan di hati saya, itu memicu saya untuk punya pikiran khilaf," ujarnya di Markas Kepolisian Resor Kota Besar Polrestabes Surabaya, Jumat 9/6/2023. Baca juga Motif Pembunuh Mahasiswi Ubaya, Sakit Hati dengan Kata-kata Korban Sosok tersangka merupakan guru les musik korban. "Dari 2017 kenal korban, tapi itu teman saja, saya kan gurunya saja. Hubungan dekat," ucapnya. Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce mengatakan, sebelum tersangka membunuh korban, Rochmad sempat terlibat pertengkaran dengan Angeline di dalam mobil korban."Ada kata-kata juga yang membuat pelaku ini merasa terhina, sehingga cekcok di dalam mobil dan bertengkar hebat," ucapnya. Akan tetapi, Pasma tak memaparkan secara detail perkataan korban yang membuat tersangka sakit hati. Baca juga Pembunuhan Mahasiswi Ubaya, Korban dan Pelaku Disebut Punya Hubungan Asmara Saat emosi tersangka memuncak, ia lantas menyerang korban sampai korban tak berdaya, lalu meninggal dunia. Karena kebingungan usai membunuh korban, tersangka sempat berkeliling Surabaya terlebih dahulu. Lalu, dia pulang ke rumah mertuanya untuk mengambil koper dan membeli plastik wrap. "Korban dimasukkan ke dalam koper dan kopernya dililit dibungkus pakai plastik wrapping sebanyak empat lapis," ungkapnya. Baca juga Kronologi Pembunuhan Mahasiswi Ubaya, Korban dan Pelaku Sempat Ingin Gadaikan Mobil Dalam filosofi Yunani, Plato dan Aristoteles mewakili pandangan kuno yang memandang wanita sebagai makhluk yang tidak setara dengan laki-laki, yang tidak dianggap lebih baik dari benda atau harta yang dapat dipakai oleh laki-laki. Dan bukan hanya kebudayaan Yunani, tetapi banyak kebudayaan yang menganggap derajatnya lebih rendah dari laki-laki. Namun itu semua merupakan kebudayaan yang tidak takut akan Allah dan tidak mengenal Hukum-Nya. Hal demikian adalah hal yang paling bertentangan dengan pengajaran Alkitab. Alkitab tidak pernah menganggap wanita sebagai kaum yang lebih rendah, sebaliknya, Alkitablah yang paling dahulu menempatkan posisi wanita pada derajatnya yang sebenarnya, yang tertinggi, yaitu sama dengan laki-laki, yang adalah gambar dan rupa Allah. Jikalau banyak kebudayaan yang merendahkan perempuan, Allah justru mengasihi perempuan. Allahlah yang pertama kali menumbuhkan cinta dalam Adam ketika Ia membawa Hawa kepada suaminya. Allah memperhatikan kesejahteraan wanita dengan memerintahkan suami untuk mengasihi isterinya, bahkan seperti dirinya sendiri Ef. 533. Sang suami harus mengasihi, bahkan menempatkan kebahagiaan dan kesejahteraan isterinya di atas dirinya sendiri, sama seperti Tuhan Yesus bagi jemaat-Nya Ef. 525. Bagi yang belum menikah, Allah perintahkan orang tua untuk memperhatikan anaknya Ef. 64, Kol. 321. Dan bagi janda-janda, Alkitab memerintahkan kita untuk memperhatikan janda-janda, bahkan Ia sendiri yang menjadi Pelindung mereka Mz. 686. Sungguh, Allah telah menciptakan suatu makhluk yang indah untuk dikasihi, dan telah memberikannya tempat yang spesial dalam hati Allah dan manusia. Wanita yang bijak sadar atas hal ini dan mengucap syukur. Selain diciptakan untuk dikasihi, Allah juga menciptakan perempuan dengan suatu maksud baca fungsi/tujuan. Alkitab mencatat bahwa perempuan diciptakan untuk menjadi penolong bagi suaminya Kej. 218. Ini adalah tujuan Allah menciptakan perempuan. Sama seperti Allah menciptakan Adam sesuai gambar dan rupa Allah untuk kemuliaan-Nya, demikian pula Hawa diciptakan-Nya sebagai penolong Adam demi kemuliaan Allah. Itulah sebabnya Allah menetapkan Adam sebagai pemimpin dan kepala rumah tangga, dan Hawa berfungsi sebagai penolong yang tunduk kepada Adam Ef. 522-31. Ini bukan pernyataan bahwa perempuan lebih rendah dari laki-laki. Tetapi mengenai kepemimpinan, suatu kapal tidak mungkin memiliki dua kapten. Allah ingin wanita tunduk pada otoritas, karena sama seperti laki-laki yang tunduk kepada Allah memuliakan Dia, demikian juga isteri yang tunduk pada suami memuliakan Allah. Itulah sebabnya wanita tidak diberikan pelayanan yang bersifat memimpin laki-laki dalam jemaat. Tetapi itu bukan berarti wanita tidak memiliki peran yang penting dalam jemaat. Berikut ini adalah hal-hal yang dapat wanita lakukan sebagai pelayanannya. Peran Wanita dalam Rumah Tangga Kristen Sebagaimana telah dibahas di atas, Allah menciptakan wanita untuk menjadi penolong bagi suaminya, jadi pelayanan utama seorang wanita adalah di dalam keluarganya Tit. 23-5. Ini sangat penting, karena suatu gereja yang sehat harus terdiri dari keluarga-keluarga yang sehat juga. Seorang laki-laki tidak dapat melayani jemaat dengan maksimal jika keluarganya berantakan dan ia tidak bahagia dalam kehidupan rumah tangganya, bahkan ia mungkin tidak dapat memikirkan hal rohani lagi. Seorang isteri yang melayani suami dan anak-anaknya dengan baik, melayani jemaat. Seorang isteri mempunyai pengaruh yang besar terhadap rumah tangga, karena sebagian besar waktunya dihabiskan di dalam rumah. Sikap seorang isteri sangat mempengaruhi suasana rumah dan dapat menjadi faktor penentu suami dan anak-anak betah di rumah. Kepandaiannya mengatur segala sesuatu dalam rumah tangga dapat mengubahnya menjadi istana, atau penjara. Terlebih lagi dalam membesarkan anak-anak, seorang ibu berperan sangat besar dalam pendidikannya. Benarlah bahwa karier seorang ibu adalah anak-anaknya. Apakah anak-anaknya akan diselamatkan dan kelak dipakai oleh Tuhan, sang ibu dapat menentukannya sejak masa kanak-kanaknya. Walaupun bukan tujuan tulisan ini untuk membahas secara mendetil peran wanita dalam rumah tangga, namun penting untuk menyinggungnya karena rumah tangga yang sehat merupakan balok dasar jemaat yang sehat. Inilah pelayanan utama seorang wanita dalam jemaat. Jika seorang perempuan memiliki 10 macam pelayanan di gereja, namun gagal membentuk rumah tangga yang baik, ia telah gagal. Peran Wanita dalam Sekolah Minggu Bukanlah rahasia lagi bahwa wanita pada umumnya lebih cocok bekerja dengan anak-anak daripada laki-laki. Oleh sebab itu, sekolah minggu anak-anak merupakan ladang pelayanan yang terbuka lebar bagi wanita dalam jemaat. Bagi yang beranggapan bahwa pelayanan sekolah minggu adalah pelayanan kecil’, ingatlah bahwa dalam 10-15 tahun, anak-anak sekolah minggu itu akan menjadi pemuda dan remaja. Anak-anak dapat dibimbing untuk mengasihi Tuhan sejak muda dan diarahkan untuk melayani dalam jemaat. Jangan meremehkan penting-nya pelayanan sekolah minggu! Tujuan utama dari sekolah minggu adalah untuk menyelamatkan anak-anak sejak mereka dapat mengerti Injil dan memperkenalkan mereka pada kebenaran Firman Tuhan melalui cerita-cerita Alkitab. Sebagai guru sekolah minggu, Anda harus belajar Alkitab lalu mengajarkannya kepada anak-anak. Ini hampir sama dengan berkhotbah, hanya saja kepada anak-anak. Mintalah Gembala untuk membimbing Anda agar menjadi guru sekolah minggu yang lebih baik. Anda dapat juga membaca buku, seperti Guru Sekolah Minggu Super, yang ditulis oleh Dr. Suhento Liauw. Peran Wanita dalam Persekutuan Wanita Siapa bilang wanita tidak mampu menjadi pemimpin? Banyak perempuan yang hebat yang menjadi manajer atau direktur, bahkan menjadi Presiden. Tetapi mereka adalah pemimpin yang hebat bukan karena mereka lepas dari kekangan kebudayaan patriakh, melainkan karena Allah telah menciptakan wanita dengan kemampuan tersebut. Alkitab memberitahukan peran wanita sebagai pemimpin di dalam Titus 23-5. Perempuan yang lebih senior harus memimpin yang lebih muda dan mendidik mereka dalam segala hal yang baik. Perempuan, terutama yang lebih senior, bijak, dan rohani, diberi tugas untuk memimpin perempuan-perempuan lain. Ada banyak sekali pelayanan yang dapat dilakukan oleh kaum wanita. Ada pelayanan yang bersifat di belakang layar, seperti pelayanan doa, nursery untuk anak yang belum dapat mendengarkan khotbah, pembesukan, pengumpulan dana, dll. Ada pula pelayanan yang tampil di muka umum, seperti sekolah minggu, paduan suara, bermain musik, dan seribu satu macam pelayanan lainnya yang tidak bersifat memimpin laki-laki dewasa. Wanita tampaknya cocok juga untuk melayani dalam bidang musik, karena musik adalah bidang yang menggunakan emosi yang halus. Sayang sekali budaya bermain musik di Indonesia belum berkembang seperti di Eropa dan Amerika, padahal pelayanan di bidang musik sangat penting bagi gereja. Namun banyak gereja yang justru salah menerapkan karunia perempuan dengan menyuruh mereka memimpin nyanyi dalam pertemuan jemaat umum. Itu tidak memuliakan Tuhan, karena menyalahi perintah Tuhan dan tidak tunduk terhadap pemimpin jemaat yang Tuhan tetapkan, yaitu laki-laki. Tetapi bila seorang perempuan memimpin nyanyi dalam persekutuan wanita, atau terhadap anak-anak yang belum dewasa, itu justru memuliakan Allah dengan karunia yang Tuhan berikan. Manfaat pertemuan khusus wanita juga besar manfaatnya, sebab dapat digunakan sebagai kesempatan untuk bertukar keterampilan, untuk memberikan teladan bagi perempuan-perempuan muda, dan untuk mempererat persaudaraan bukan untuk bertukar gosip, lihat Titus 23!. Kesimpulannya, wanita memiliki peran khusus dalam jemaat dan tidak perlu berebut kepemimpinan dengan laki-laki. Tuhan telah mengatur bahwa dalam satu tubuh masing-masing anggotanya memiliki fungsi yang berbeda-beda I Kor. 1218. Dan seperti kata pepatah, “di belakang setiap laki-laki yang berhasil, ada seorang wanita hebat.” Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam jemaat, layanilah Tuhan sebagai-mana yang Ia kehendaki! Maranatha! Sumber Buleting Pedang Roh Edisi 68 Puji Astuti Official Writer Kiprah wanita dalam kehidupan ini sudah ada sejak awal kehidupan. Meski sebagai wanita sering di anggap lebih rendah kedudukannya, namun seperti Kartini, mereka tidak berhenti berkarya dengan tulus. Diantara banyak wanita pembuat sejarah, ada 10 orang wanita dalam Alkitab yang dalam keadaan mereka yang tidak sempurna, lemah dan tidak berdaya namun mengijinkan Tuhan berkarya dalam hidup mereka dan pada akhirnya mereka menjadi pribadi yang menginspirasi dan berpengaruh. Mari kita lihat bersama hidup mereka. Hawa, Ibu Semua Manusia Kejadian 3 Tuhan menciptakan Hawa dari tulang rusuk Adam dan memberikan dia kuasa yang sama memilih apa yang baik dan buruk. Di awal cerita penciptaan kita bisa lihat pribadi Hawa yang sangat independent, dan sangat terhubung dengan dunia di sekitarnya. Dia menjelajahi taman Eden, berbincang dengan ular, membuat keputusan atas buah terlarang, dan dengan ringan membagi pengalamannya dengan Adam. Kisah Hawa mengingatkan kita para wanita bahwa kita bisa secara bersamaan menjadi kreatif dan juga merusak. Hawa mengajarkan kita untuk hati-hati dalam membuat pilihan, dan menyelaraskan keinginan kita dengan hikmat Tuhan. Hagar, Orang Asing Yang Diterima Tuhan Kejadian 161-16; 211-21 Setelah Tuhan berjanji kepada Abram akan menjadikannya bangsa yang besar, Sarai yang tidak juga mengandung memberikan kepadanya Hagar. Hati-hatilah dengan apa yang Anda minta. Begitu Hagar hamil, Sarai menyesali apa yang ia lakukan dan menganiaya Hagar. Agar akhirnya Hagar di usir ke padang gurun, budak, yang namanya berarti “orang asing” menerima sebuah pesan yang menenangkannya, “Engkau mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan akan menamainya Ismael, sebab TUHAN telah mendengar tentang penindasan atasmu itu.” Hagar kembali kepada nyonyanya yang penganiaya dengan sebuah janji bahwa keturunan anaknya akan tidak terhitung. Jika Anda tidak mendapatkan hak Anda, dihina dan putus asa, dengarkanlah suara malaikat. Anda bisa mendengarkannya hanya dengan sebuah seruan doa. Baca juga Ini 4 Tokoh Perempuan Penting Dalam Alkitab, Punya Pengaruh dan Beriman Besar Rahap, Pelacur Berhati Emas Yosua 21-24 Rahap, wanita yang dipandang rendah oleh masyarakatnya ini menyembunyikan dua mata-mata yang dikirim oleh Yosua, dan membantu mereka melarikan diri. Begitu melihat mereka, Rahap tahu bahwa ada sebuah kesempatan bagi baginya untuk selamat waktu itu. “Maka sekarang, bersumpahlah kiranya demi TUHAN, bahwa karena aku telah berlaku ramah terhadapmu, kamu juga akan berlaku ramah terhadap kaum keluargaku; dan berikanlah kepadaku suatu tanda yang dapat dipercaya, bahwa kamu akan membiarkan hidup ayah dan ibuku, saudara-saudaraku yang laki-laki dan yang perempuan dan semua orang-orang mereka dan bahwa kamu akan menyelamatkan nyawa kami dari maut.” Ayat 12-13. Mungkin tindakannya terlihat manipulatif dengan bagaimana ia menolong para mata-mata itu untuk menyelamatkan dirinya dan keluarganya. Tetapi Rahap mengenali ada rencana Ilahi melalui hal itu. Dari kehidupan Rahap kita bisa belajar melihat setiap kesempatan untuk berbuat baik adalah kesempatan untuk menyelamatkan diri kita sendiri dan bahkan keluarga kita. Jadi jangan lewatkan setiap kesempatan berbuat baik yang menghampiri Anda. Debora, Putri Ksatria Hakim-hakim 4 & 5 Saat itu, Debora menjadi hakim atas Israel dengan duduk di bawah pohon Palem. Seorang wanita yang memerintah Israel. Setelah 20 tahun di tindas, dia memanggil jendral militer Balak untuk membawa prajurit dan menyerang Sisera di Gunung Tabor. Tapi Barak menjawab, “Jika engkau turut maju akupun maju.” Debora setuju, tapi ia memberi tahu Balak bahwa dia tidak akan mendapatkan kemuliaan atas perang itu jika dirinya ikut pergi. “Sebab TUHAN akan menyerahkan Sisera ke dalam tangan seorang perempuan,” nubuatan ini selain bicara tentang kemenangan yang akan dia menangkan juga menyatakan secara langsung bahwa Sisera akan mati ditangan seorang perempuan. Debora mengajarkan bagaimana seorang wanita harus bertindak bijaksana sekalipun ia menjadi seorang pemimpin. Debora dengan rendah hati mendelegasikan tugas, namun ia juga berani mengambil tanggung jawab ketika orang yang dipimpinnya tidak mampu. Dia juga wanita berani, dan tegas dalam kepemimpinannya. Yael, Wanita Biasa Berhati Singa Hakim-hakim 417-24; 56,24 Ketika pasukan Sisera terdesak, dengan terhuyung-huyung dia bersembunyi di perkemahan Yael, isteri Heber, orang Keni. Sisera tidak menduga sama sekali bahwa wanita itu loyal terhadap Israel. Yael menerima Sisera di kemahnya, memberi susu saat ia meminta air, dan menghibur dia hingga tidur. Kemudian Yael yang bertubuh kecil itu membunuh Sisera dalam tidurnya dan memenuhi nubuatan Debora. Cerita Yael membuat kita tahu bahwa kadang-kadang seorang perempuan harus membunuh raksasa dalam hidupnya, dengan apa yang ada padanya. Tangan Yael mungkin penuh darah karena hal itu, tapi atas tindakannya yang berani itu Israel mengalami keamanan selama 40 tahun kemudian. Bersambung bagian 2 klik disini.. Baca juga Kekuatan Seorang Wanita Terletak Pada Firman Tuhan Sumber Claudia Mair Burney, penulis novel. Halaman 1